KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Resah Dengan Biaya Produksi Yang Tinggi, Peternak dan Petani di Pabelan Dirikan BUMP PT Nyawiji Ki Semar

Resah Dengan Biaya Produksi Yang Tinggi, Peternak dan Petani di Pabelan Dirikan BUMP PT Nyawiji Ki Semar

Resah Dengan Biaya Produksi Yang Tinggi, Peternak dan Petani di Pabelan Dirikan BUMP PT Nyawiji Ki Semar

Bertempat di Desa Kadirejo, Pabelan peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan akta notaris. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak keswan) Jawa Tengah Agus Wariyanto Badan Usaha Milik Petani Peternak (BUMP PT) yang didirikan di Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang merupakan yang keempat di Jawa Tengah. Landasan pendirian itu adalah UU nomor 19 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. Jawa tengah juga sudah ada aturannya sebagai tindak lanjut undang-undang tersebut.

“Pada hari ini isunya adalah bagaimana melindungi peternak. Konsepnya ini adalah kemandirian dan bentuknya adalah korporasi,” katanya kepada rasikafm.com Rabu (12/10/2022).

Diakuinya potensi peternak di Kecamatan Pabelan sangat luar biasa. Didukung dengan tujuh desa, jangan sampai peternak itu mengalami inflasi.
“Kuncinya memang ini dibangun dengan ekonomi gotong royong. Kemandirian menjadi isu utama. Ini menjadi inovasi kelembagaan ekonomi peternak,” jelasnya.

Agus juga menambahkan, nantinya akan disediakan sistem pembiayaan dengan kemandirian. Sehingga akan bekerja sama dengan perbankan.
“Model bisnis dan bisnis planning. Sehingga BUMP itu menjadi profesional,” ungkapnya.

Agus mengaku pihaknya berperan sebagai fasilitator. Menyediakan pelatihan, pertemuan, sampai terbentuk badan usaha. Namun tidak boleh ikut campur didalamnya.
“Pemerintah hadir memfasilitasi setiap BUMP akan diberikan terkait kesekretariatan dan pendampingan dalam bentuk bisnis,” terangnya.

Ketua Seknas BUMP PT Indonesia Sugeng Edi Waluyo menambahkan sesuai dengan Undang-undang, BUMP PT diimplementasikan sampai level bawah sebagai stabilisasi. Perlindungan produsen pangan yaitu petani.
“BUMP memiliki spirit untuk memenuhi kebutuhan pangan melalui proses kelembagaan,” katanya.

Dikatakan Edi BUMP ini dimiliki oleh asosiasi kelompok ternak Nusantara Pabelan. Jika kelompok peternak atau petani ingin bergabung harus melalui asosiasi.
“Ini adalah inovasi kelembagaan petani di Jawa Tengah yang pertama kali diinisiasi oleh kepala desa,” ungkapnya.

Hal tersebut menjadi hal baru. Sebab BUMP PT muncul dari bawah dan dimiliki oleh petani, peternak, pekebun.

– Komisaris BUMP Nyawiji Ki Semar Riyadi saat diwawancarai media
– Kepala Disnak keswan Jawa Tengah Agus Wariyanto

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
[pekok2]