KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Resign Dari Pekerjaan Kantoran, Warga Ledok Ini Sukses Membuka Cuci Mobil Tanpa Sentuh

Resign Dari Pekerjaan Kantoran, Warga Ledok Ini Sukses Membuka Cuci Mobil Tanpa Sentuh

Resign Dari Pekerjaan Kantoran, Warga Ledok Ini Sukses Membuka Cuci Mobil Tanpa Sentuh

RASIKAFM. COM – SALATIGA | Sofiyan Hadi (41) warga Ringinawe Kelurahan Ledok Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga kini sukses membuka usaha cuci mobil. dulunya ia hanya seorang karyawan swasta. Kini memilih resign dan berinovasi dengan membuka usaha cuci mobil dan motor.

Usaha yang ia rintis pada tahun 2019 lalu, kini semakin berkembang pesat meski sempat merosot akibat pandemi Covid 19.

“Awalnya saya dahulu kerja di Boyolali. Lalu saya resign dan mempunyai inisiatif membuka bengkel. Namun setelah berjalan karena montir pada pergi, akhirnya beralih menjadi cuci mobil dan motor,”kata Sofiyan, saat ditempat kerjanya Jl Raya Salatiga – Tingkir, tepatnya lampu merah ABC, Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Sabtu (7/1/2022).

Sofiyan mengaku, membuka usaha ini karena kecintaannya dengan mobil sejak dahulu. Selain itu juga ingin mandiri. “Saya ingin mandiri, tidak kerja ikut orang terus,”ucapnya.

Sempat pasrah menerima apa adanya karena saat usaha dibuka pandemi melanda.”Saat grand opening pas pandemi Covid 19. Ya apa adanya rezeki sudah ada yang mengatur. Alhamdulillah jalan meski omzet sempat menurun,”bebernya.

Sofiyan Hadi owner Mitra Gras ABC Carwash Salatiga (Foto dok IST)

Sofiyan menjelaskan, usaha cuci mobil dan motor yang ia beri nama Mitra Gras ABC Carwash Salatiga ini dengan sistem cuci mobil tanpa sentuh alias touchless. Sistem kerjanya pada dasarnya menggunakan alat semprot air bertekanan tinggi untuk merontokkan debu dan kotoran.

“Mencuci tanpa mencuci itu awalnya kita cari yang praktis dan waktunya singkat namun tetap bersih karena kita menggunakan jenis sampo touchless,”jelasnya.

Ia menambahkan, selain itu ditempat ini juga melayani sporing, balancing, tune up, calibration injector, flussing oli matic, kaki kaki, service besar, service ringan dan lainya.

“Ya pokoknya kita melayani perawatan mobil yang ringan ringan,”tambahnya.

Sofiyan mengungkapkan saat ini terlebih saat musim hujan jumlah pelanggan terus bertambah, bahkan antrianya sangat banyak.

Terpisah, Muza salah satu pelanggan mengaku mencuci ditempat ini selain pelayanannya baik hasilnya sangat bersih.

“Sepuluh tahun lebih saya merawat mobil. Dan dua tahun lalu diberi refrensi teman, dan ternyata hasilnya memuaskan maka sejak dua tahun ini langganan nyuci disini,”ungkapnya.( rief )

Kabar Terkini

POPULER

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]