URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga mendukung penuh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pelayanan kesehatan paripurna. Dalam kunjungan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan, pada Rabu (11/09), ia bertemu dengan Direktur Utama RS Paru dr. Ario Wirawan, Tarsisius Glory, untuk memastikan pelayanan bagi peserta JKN berjalan dengan baik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

RS Paru dr. Ario Wirawan Berikan Dukungan terhadap Program JKN melalui Pelayanan Paripurna

RS Paru dr. Ario Wirawan Berikan Dukungan terhadap Program JKN melalui Pelayanan Paripurna

RS Paru dr. Ario Wirawan Berikan Dukungan terhadap Program JKN melalui Pelayanan Paripurna

Foto: Dok
Foto: Dok
Featured Image

Salatiga, Jamkesnews – Dalam rangka memastikan pelayanan kesehatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di fasilitas kesehatan telah berjalan dengan baik, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga. Dalam kunjungannya pada Rabu (11/09) Subkhan bertemu langsung dengan direktur utama Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Kota Salatiga, Tarsisius Glory.

“Kedatangan saya hari ini selain untuk memastikan pelayanan kesehatan dengan Program JKN sudah berjalan dengan baik, saya juga ingin bersilaturahmi agar sinergi yang selama ini terjalin anatara BPJS Kesehatan Cabang Ungaran dan RS Paru dr. Ario Wirawan tetap terjaga dengan baik,” ujar Subkhan.

Pertama kalinya mengunjungi RS Paru dr. Ario Wirawan, Subkhan mengatakan bahawa dirinya mendapatkan sambutan yang sangat baik dan hangat dari jajaran manajemen rumah sakit. Mengetahui letak RS Paru dr. Ario Wirawan yang berada di dataran sejuk dan memiliki pemandangan yang indah dirinya berharap pasien yang berobat di rumah sakit tersebut bisa mendapatkan penanganan dan pelayanan yang baik dari para petugas medis.

“Sebagai salah satu rumah sakit khusus paru kelas A UPT vertikal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia saya sungguh berharap kepada RS Paru dr. Ario Wirawan dapat memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan kekhususannya tersebut kepada seluruh pasien yang berobat disana dan tidak terkecuali kepada peserta JKN yang mendapatkan rujukan disan,” ujar Subkhan.

Subkhan juga memastikan kembali bahwa transformasi mutu layanan yang tertuang di Janji Layanan JKN sudah dijalankan oleh RS Paru dr. Ario Wirawan. Hal ini ia sampaikan agar tidak ada lagi peserta JKN yang berobat di fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan merasa terdiskriminasi terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan.

“Saat ini BPJS Kesehatan sudah bertransformasi menuju mutu layanan yang berkesinambungan dengan fasilitas kesehatan, bahkan banyak sekali inovasi yang telah dikembangkan oleh tim IT BPJS Kesehatan untuk memberikan kemudahan kepada peserta JKN untuk berobat maupun untuk mengurus administrasi terkait Program JKN. Saya berharap fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan dapat memberikan dukungan penuh terhadap jalannya Program JKN,” tutur Subkhan.

Menanggapi apa yang telah disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, sebagai direktur utama RS dr. Ario Wirawan, Glory siap mendukung sepenuhnya jalannya Program JKN di RS Paru dr. Ario Wirawan. Menurutnya Program JKN merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakatnya.

“Saya pastikan tidak akan ada perbedaan pemberiaan pelayanan antara pasien umum dan pasien JKN, semua akan kami layani dengan baik dan semaksimal mungkin. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Keehatan Cabang Ungaran atas kerja samanya selama ini ketika kami membutuhkan koordinasi sangat cepat sekali memberikan responnya,” ujar Glory.

Dalam kesempatan yang sama, Glory juga menyampaikan bahwa sebagai rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan, dirinya bercita-cita menjadikan RS Paru dr. Ario Wirawan yang pertama sebagai pemberi pelayanan kesehatan terbaik, yang kedua sebagai pusat Pendidikan dan penelitian serta bisa memberikan menjadi rumah sakit yang dapat memberikan pelayanan untuk pengobatan tuberculosis (TB) dan respirasi. Mengingat RS Paru dr. Ario Wirawan juga menjadi rumah sakit rujukan penyakit paru di wilayah Jawa Tengah.

“Kami selalu mengupayakan untuk terus memberikan pelayanan yang paripurna kepada seluruh pasien. Namun dengan adanya jaminan kesehatan yang telah diberikan pemerintah kepada seluruh masyarakat, kita tidak boleh terlena. Kita tetap harus menjaga gaya hidup dan pola makan kita, agar kesehatan kita juga terjaga karena kesehatan itu mahal harganya melebihi dari apapun,” tutur Golry. (am/hrs)

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai belum mampu mendongkrak kesejahteraan peternak ayam rakyat karena pasokan masih didominasi broker dan pelaku usaha besar. Dalam rapat koordinasi PINSAR Indonesia di Kabupaten Semarang, Selasa, peternak mengeluhkan harga ayam hidup yang anjlok hingga jauh di bawah harga acuan akibat surplus produksi nasional dan lemahnya pengawasan tata niaga.
PINSAR: Program MBG Belum Berdampak Langsung, Peternak Ayam Rakyat Masih Tertekan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai belum mampu mendongkrak kesejahteraan peternak ayam rakyat karena pasokan masih didominasi broker dan pelaku usaha besar. Dalam rapat koordinasi PINSAR Indonesia...
09 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00 –16
09 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00 –16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Selasa, 09 Juni 2026 pukul 13.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 9 Juni 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di kawasan pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
09 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi di Dataran Tinggi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 9 Juni 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Suhu udara...
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar...
Lokasi wisata alam baru di perbatasan Desa Lerep dan Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ramai dikunjungi wisatawan setelah viral di media sosial dalam tiga pekan terakhir. Popularitas kawasan dengan aliran air jernih dari lereng Gunung Ungaran itu bermula dari konten yang dibuat Karang Taruna Desa Lerep bersama mahasiswa KKN UPGRIS dan UNNES.
Ini Dia Kalipangus, Obyek Wisata Dadakan yang Viral di Ungaran
Lokasi wisata alam baru di perbatasan Desa Lerep dan Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ramai dikunjungi wisatawan setelah viral di media sosial dalam tiga pekan terakhir. Popularitas...

POPULER

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved