URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bank Indonesia terus memperkuat kualitas dan pengamanan uang rupiah untuk menjaga simbol kedaulatan negara di tengah tren penurunan temuan uang palsu hingga 2025. Penguatan dilakukan melalui teknologi unsur pengaman modern, pemusnahan uang tidak layak edar, serta edukasi masyarakat menggunakan metode 3D untuk mengenali keaslian rupiah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rupiah Makin Sulit Dipalsukan, Bank Indonesia Catat Tren Penurunan Uang Palsu

Rupiah Makin Sulit Dipalsukan, Bank Indonesia Catat Tren Penurunan Uang Palsu

Rupiah Makin Sulit Dipalsukan, Bank Indonesia Catat Tren Penurunan Uang Palsu

Bank Indonesia (BI) bersama Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareksrim Polri), dan seluruh unsur Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal)
Bank Indonesia (BI) bersama Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareksrim Polri), dan seluruh unsur Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal)
featured-img

Bank Indonesia terus memperkuat kualitas dan pengamanan uang rupiah sebagai bagian dari menjaga simbol kedaulatan negara. Langkah tersebut beriringan dengan tren penurunan temuan uang palsu di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Selain pengawasan terhadap peredaran uang palsu, BI juga secara berkala melakukan pemusnahan uang yang sudah tidak layak edar. Proses ini dilakukan dengan standar ketat sesuai ketentuan, di mana uang dicacah menjadi potongan sangat kecil hingga tidak lagi menyerupai bentuk aslinya.

Data BI menunjukkan jumlah temuan uang palsu terus menurun. Pada 2023, temuan tercatat 5 ppm (piece per million), atau 5 lembar dalam setiap 1 juta lembar uang beredar. Angka ini turun menjadi 4 ppm pada 2024 hingga 2025, dan menunjukkan tren terus menurun.

Menurut BI, penurunan tersebut tidak terlepas dari peningkatan kualitas uang rupiah, mulai dari bahan uang, teknologi pencetakan, hingga penguatan unsur pengaman yang semakin modern. Kondisi ini membuat uang rupiah semakin mudah dikenali masyarakat dan semakin sulit dipalsukan.

Penguatan tersebut juga mendapat pengakuan internasional. Uang Rupiah Tahun Emisi 2022 meraih penghargaan sebagai seri uang terbaik dunia pada IACA Currency Awards 2023. Sementara pecahan Rp50.000 Tahun Emisi 2022 pada 2024 menempati posisi kedua dunia dalam kategori mata uang paling aman dan paling sulit dipalsukan versi BestBrokers, dengan 17 unsur pengaman canggih.

BI menegaskan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah peredaran uang palsu. Melalui kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah bersama Botasupal, masyarakat diimbau memeriksa keaslian uang menggunakan metode 3D, yaitu dilihat, diraba, dan diterawang.

Selain mengenali keaslian, masyarakat juga diajak merawat uang rupiah dengan menerapkan prinsip 5 Jangan, yakni jangan dilipat, jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas, dan jangan dibasahi agar kondisi uang tetap terjaga.

Ke depan, BI bersama Mahkamah Agung Republik Indonesia, pengadilan negeri di seluruh daerah, dan unsur Botasupal akan terus memperkuat sinergi dalam menjaga rupiah sebagai simbol kedaulatan Indonesia.

Ratusan warga memadati operasi pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan di kawasan Kridanggo, Salatiga, Senin (15/6/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran. Sebanyak 500 kilogram beras dari Bulog habis terjual dalam 20 menit, sementara panitia membatasi pembelian setiap item agar distribusi merata dan membantu menekan kenaikan harga pangan.
Ratusan Warga Salatiga Serbu Operasi Pasar di Kawasan Kridanggo
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal 2
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal
Gedung Bank Indonesia Pusat
BI Kejutkan Pasar, BI-Rate Naik Jadi 5,50 Persen demi Perkuat Rupiah
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang
Di Tengah Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura, Inflasi Jawa Tengah Masih dalam Rentang Sasaran 2,5±1%

BACA JUGA :

CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal 2
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal
Gedung Bank Indonesia Pusat
BI Kejutkan Pasar, BI-Rate Naik Jadi 5,50 Persen demi Perkuat Rupiah
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang
Di Tengah Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura, Inflasi Jawa Tengah Masih dalam Rentang Sasaran 2,5±1%
Hasil Pantauan BI Jateng Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Hasil Pantauan BI Jateng: Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

18 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–13
18 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah pesisir Semarang dan Perairan Semarang–Demak terjadi pada Kamis (18/6/2026) antara pukul 10.00 hingga...
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 18 Juni 2026, diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi terjadi secara tidak merata pada sore hingga awal malam di kawasan pegunungan dan dataran tinggi. Suhu udara diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius dengan kelembapan berkisar 50–80 persen.
18 Juni 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Wilayah Pegunungan
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 18 Juni 2026, diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi terjadi...
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Salatiga Menggugat menggelar demonstrasi di depan DPRD Kota Salatiga, Rabu (17/6/2026), untuk menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan nasional dan...
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Polemik kerusakan jalan di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, akhirnya menemukan solusi setelah perusahaan yang diduga menjadi penyebab kerusakan menyatakan kesediaan memperbaiki...
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud...

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab