KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Salatiga Duduki Peringkat Pertama Kota Tertoleran di Indonesia

Salatiga Duduki Peringkat Pertama Kota Tertoleran di Indonesia

Salatiga Duduki Peringkat Pertama Kota Tertoleran di Indonesia

Wali kota Salatiga saat menerima predikat kota tertoleran

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kota Salatiga akhirnya meraih predikat Kota Toleran ke 1 Tahun 2024 versi Setara Institute.Penghargaan diterima langsung oleh Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (27/05/25).

Ismail Hasani selaku Ketua Badan Pengurus Setara Institute menyebutkan Indeks Kota Toleran (IKT) adalah instrumen kolektif yang menggerakkan berbagai elemen yang ada di kota-kota terutamanya kepemimpinan.

“Kami selalu mencatatkan IKT ini ditopang setidaknya oleh pemimpinnya. Juga menggerakkan elemen-elemen masyarakat, tatanan-tatanan birokrasi termasuk juga memprovokasi wali kota sehingga mereka berbenah,” ujarnya.

Sekretaris Politik Kedutaan Besar Belanda, Zilla Boyer yang mendukung acara ini, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang menerima penghargaan karena penghargaan ini diterapkan dengan instrument penilaian yang sangat baik.

“Ini adalah inisiatif penting yang dalam pandangan saya bukan hanya sebuah laporan tahunan, ini bentuk kontribusi nyata yang didukung kedutaan besar Belanda untuk Indonesia,” katanya.

Robby bersyukur karena tahun ini Kota Salatiga kembali meraih capaian prestasi yang luar biasa yaitu sebagai peringkat 1 IKT se-Indonesia.

“Yang paling membanggakan adalah Salatiga merupakan satu-satunya kota yang selalu berada di peringkat 3 besar selama 8 tahun. Dan pada kali ini saya mohon maaf kepada Kota Singkawang karena sudah menggeser posisinya,” ucap Wali Kota Salatiga dalam sambutannya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang