URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Salatiga membongkar peredaran narkoba di Salatiga dan Kabupaten Semarang setelah menangkap dua tersangka pada Jumat (8/5/2026). Pengungkapan bermula dari penangkapan kurir ganja di Jalan Pattimura Salatiga yang kemudian mengarah pada pemasok utama dengan barang bukti sekitar 501 gram ganja kering.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Satresnarkoba Polres Salatiga Ringkus Kurir dan Bandar Ganja, Barang Bukti Setengah Kilogram, Polres Salatiga Ringkus Kurir dan Bandar Ganja, Barang Bukti Setengah Kilogram

Satresnarkoba Polres Salatiga Ringkus Kurir dan Bandar Ganja, Barang Bukti Setengah Kilogram, Polres Salatiga Ringkus Kurir dan Bandar Ganja, Barang Bukti Setengah Kilogram

Satresnarkoba Polres Salatiga Ringkus Kurir dan Bandar Ganja, Barang Bukti Setengah Kilogram, Polres Salatiga Ringkus Kurir dan Bandar Ganja, Barang Bukti Setengah Kilogram

Barang bukti ganja kering yang diamankan Satresnarkoba Polres Salatiga (Foto dok IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Polres Salatiga membongkar kasus peredaran narkoba di wilayah Salatiga dan Kabupaten Semarang dengan menyita sekitar setengah kilogram ganja kering dari dua tersangka.

Pengungkapan kasus bermula dari penangkapan seorang pemuda berinisial FS, 19, warga Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 20.15 WIB di kawasan Jalan Patimura, Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.

Dari tangan FS, polisi menemukan paket ganja kering seberat 10,47 gram. Petugas juga menyita telepon seluler dan sepeda motor yang digunakan dalam transaksi.

Kapolres Salatiga, Ade Papa Rihi, mengatakan penangkapan FS menjadi pintu masuk pengungkapan pemasok utama ganja di wilayah tersebut. “Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku hanya sebagai perantara dan membawa paket ganja milik seseorang berinisial DS alias Slamet untuk diserahkan kepada pembeli,” kata Ade, melalui siaran persnya.

Satresnarkoba kemudian melakukan pengembangan dan sekitar satu jam setelah penangkapan FS berhasil menangkap DS alias Slamet, 28, di rumahnya di Desa Belo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang.

Saat penggeledahan rumah DS yang disaksikan warga sekitar, polisi menemukan stok ganja dalam jumlah besar berupa daun, batang, dan biji ganja kering di dalam toples, lintingan siap pakai, alat pelinting, kertas minyak, serta telepon seluler untuk transaksi.

Total barang bukti yang diamankan dari tangan DS mencapai sekitar 501,83 gram ganja kering.

Ade menegaskan pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti keseriusan polisi memberantas peredaran narkoba yang menyasar generasi muda.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Salatiga. Dari tangan kurir kami berhasil mengungkap pemasok utama dengan barang bukti kurang lebih setengah kilogram ganja,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. “Kami mengapresiasi masyarakat yang berani melapor. Perang melawan narkoba membutuhkan dukungan semua pihak,” tambahnya.

Kini kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Satresnarkoba Polres Salatiga untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya dijerat Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) serta Pasal 111 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

BACA JUGA :

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana
Sempat Blokade Perbatasan Ungaran-Semarang, Empat Kreak Bersenjata Tajam Dibekuk Polisi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polres Salatiga berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor milik pedagang tempe di kawasan Pasar Pagi Salatiga yang terjadi pada 4 Mei 2026. Pelaku berinisial CN, warga Banyubiru, Kabupaten Semarang, ditangkap bersama sejumlah barang bukti setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV dan laporan korban.
Masih Rejeki! Motor Kharis Hilang Dicuri, Namun Akhirnya Bisa Kembali
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana
Kasus Penganiayaan di Tempat Karaoke Bandungan, Anggota DPRD Temanggung Resmi Ditahan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia