URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

SCI Serahkan Bantuan Beras Dan Mi Instan Untuk Warga Terdampak Covid-19

SCI Serahkan Bantuan Beras Dan Mi Instan Untuk Warga Terdampak Covid-19

SCI Serahkan Bantuan Beras Dan Mi Instan Untuk Warga Terdampak Covid-19

featured-img
Manajemen PT SCI Salatiga menyerahkan bantuan satu kontainer beras dan mi instan untuk disalurkan kepada warga disaksikan Wali Kota Yuliyanto, Ketua DPRD Dance Ishak Palit, dan Forkopimda

RASIKAFM – Bantuan itu diberikan Management SCI bagi warga terdampak pandemi Covid-19, saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal itu merupakan tahap awal dari beberapa tahap yang direncanakan.

”Bantuan ini merupakan program CSR PT Selalu Cinta Indonesia bagi warga Kota Salatiga, atas usulan Wali Kota Yuliyanto dan Ketua DPRD Dance Ishak Palit lewat Gugus Tugas Covid-19. Semoga bermanfaat bagi masyarakat saat masa PPKM Darurat ini,” kata General Manager PT SCI Gregorius Djap didampingi Division Head Kyung Moon Min, di Pendapa Bung Karno DPRD Salatiga, Senin (19/7).

Ditambahkannya, PT SCI sebagai perusahaan yang berdiri di Kota Salatiga dan memiliki ribuan karyawan tersebut, ikut berpartisipasi mendukung program Pemkot Salatiga menyalurkan bantuan CSR kepada masyarakat.

Arron Unas, Head Legal PT SCI Saat memberikan keterangan media tentang penyalurkan beras dan mi instan satu kontainer

Arron Unas, Head Legal PT SCI menambahkan, tahap pertama bantuan ini pihaknya menyalurkan beras dan mi instan satu kontainer. Setidaknya ada 2 ton beras dan puluhan bungkus mi instan. Untuk tahap berikutnya masih akan disalurkan bantuan sejenis.

Diungkapkannya, selama masa pandemi ini PT SCI tetap beroperasi dengan memproduksi sepatu kualitas ekspor. Masa pandemi itu juga, PT SCI tidak melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan. PT SCI juga melaksanakan kebijakan produksi dan masuk kerja karyawan sesuai dengan kebijakan PPKM Darurat.

Seperti diberitakan Sebelumnya selain PT SCI, bantuan juga berasal dari Baznas Kota Salatiga berupa 3.900 sarung tangan dan 300 APD azmad, bantuan Bank Jateng berupa 600 paket sembako, dan bantuan PDAM berupa 400 paket sembako.

Sementara itu Wali Kota Salatiga Yuliyanto menjelaskan, semua bantuan akan segera didistribusikan melalui Camat, Lurah, dan RW/RT, karena mereka tahu kondisi warga yang membutuhkan sembako (rief)

Caption
Manajemen PT SCI Salatiga menyerahkan bantuan satu kontainer beras dan mi instan untuk disalurkan kepada warga disaksikan Wali Kota Yuliyanto, Ketua DPRD Dance Ishak Palit, dan Forkopimda.

BACA JUGA :

Ribuan warga memadati tradisi Jolenan di Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Sabtu (18/7/2026). Masyarakat mengarak gunungan hasil bumi sebagai wujud syukur atas panen raya yang melimpah sekaligus melestarikan budaya Jawa. Tradisi tahunan bertema Ketahanan Pangan itu diakhiri dengan perebutan hasil bumi yang menjadi daya tarik utama dan diharapkan berkembang sebagai destinasi wisata budaya
Angkat Tema Ketahanan Pangan, Desa Kemetul Kembali Sukses gelar Jolenan Tahun 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar