KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

SCI Serahkan Bantuan Beras Dan Mi Instan Untuk Warga Terdampak Covid-19

SCI Serahkan Bantuan Beras Dan Mi Instan Untuk Warga Terdampak Covid-19

SCI Serahkan Bantuan Beras Dan Mi Instan Untuk Warga Terdampak Covid-19

Manajemen PT SCI Salatiga menyerahkan bantuan satu kontainer beras dan mi instan untuk disalurkan kepada warga disaksikan Wali Kota Yuliyanto, Ketua DPRD Dance Ishak Palit, dan Forkopimda

RASIKAFM – Bantuan itu diberikan Management SCI bagi warga terdampak pandemi Covid-19, saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal itu merupakan tahap awal dari beberapa tahap yang direncanakan.

”Bantuan ini merupakan program CSR PT Selalu Cinta Indonesia bagi warga Kota Salatiga, atas usulan Wali Kota Yuliyanto dan Ketua DPRD Dance Ishak Palit lewat Gugus Tugas Covid-19. Semoga bermanfaat bagi masyarakat saat masa PPKM Darurat ini,” kata General Manager PT SCI Gregorius Djap didampingi Division Head Kyung Moon Min, di Pendapa Bung Karno DPRD Salatiga, Senin (19/7).

Ditambahkannya, PT SCI sebagai perusahaan yang berdiri di Kota Salatiga dan memiliki ribuan karyawan tersebut, ikut berpartisipasi mendukung program Pemkot Salatiga menyalurkan bantuan CSR kepada masyarakat.

Arron Unas, Head Legal PT SCI Saat memberikan keterangan media tentang penyalurkan beras dan mi instan satu kontainer

Arron Unas, Head Legal PT SCI menambahkan, tahap pertama bantuan ini pihaknya menyalurkan beras dan mi instan satu kontainer. Setidaknya ada 2 ton beras dan puluhan bungkus mi instan. Untuk tahap berikutnya masih akan disalurkan bantuan sejenis.

Diungkapkannya, selama masa pandemi ini PT SCI tetap beroperasi dengan memproduksi sepatu kualitas ekspor. Masa pandemi itu juga, PT SCI tidak melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan. PT SCI juga melaksanakan kebijakan produksi dan masuk kerja karyawan sesuai dengan kebijakan PPKM Darurat.

Seperti diberitakan Sebelumnya selain PT SCI, bantuan juga berasal dari Baznas Kota Salatiga berupa 3.900 sarung tangan dan 300 APD azmad, bantuan Bank Jateng berupa 600 paket sembako, dan bantuan PDAM berupa 400 paket sembako.

Sementara itu Wali Kota Salatiga Yuliyanto menjelaskan, semua bantuan akan segera didistribusikan melalui Camat, Lurah, dan RW/RT, karena mereka tahu kondisi warga yang membutuhkan sembako (rief)

Caption
Manajemen PT SCI Salatiga menyerahkan bantuan satu kontainer beras dan mi instan untuk disalurkan kepada warga disaksikan Wali Kota Yuliyanto, Ketua DPRD Dance Ishak Palit, dan Forkopimda.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong peningkatan kesejahteraan anggota Linmas melalui perluasan kesempatan kerja sebagai tenaga keamanan dan kebersihan. Hal itu disampaikan saat Apel Besar Aslinmas dan Abpedmas se-Jawa Tengah di Stadion Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026), yang diikuti lebih dari 7.000 anggota Linmas.
Saat Peserta Apel Aslinmas Berebut Ajak Foto KDM dan Sherly Tjoanda
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
[pekok2]