URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Selama libur cuti bersama dan lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, kendaraan pemudik di Kota Semarang meningkat, terutama di ruas jalan-jalan, pusat oleh-oleh dan kuliner, pusat perbelanjaan, serta tempat wisata seperti kawasan Simpanglima Semarang. Namun, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan berhasil mengendalikan kepadatan arus lalu lintas pemudik dengan persiapan aparat yang cukup baik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Selama Lebaran, Kendaraan Pemudik di Kota Semarang Memadati Pusat Oleh-oleh dan Wisata

Selama Lebaran, Kendaraan Pemudik di Kota Semarang Memadati Pusat Oleh-oleh dan Wisata

Selama Lebaran, Kendaraan Pemudik di Kota Semarang Memadati Pusat Oleh-oleh dan Wisata

Selama libur cuti bersama dan lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, kendaraan pemudik di Kota Semarang meningkat, terutama di ruas jalan-jalan, pusat oleh-oleh dan kuliner, pusat perbelanjaan, serta tempat wisata seperti kawasan Simpanglima Semarang. Namun, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan berhasil mengendalikan kepadatan arus lalu lintas pemudik dengan persiapan aparat yang cukup baik.
Foto:/IST
Kepadatan kendaraan terjadi di ruas Jalan Kaligarang yang terpantau lewat Area Traffic Control System (ATCS) Dishub Kota Semarang, Rabu (26/4/2023).
featured-img

Semarang – Libur cuti bersama dan lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah telah berakhir, namun meningkatnya volume kendaraan pemudik di ruas jalan dalam Kota Semarang masih menjadi topik hangat. Selama periode arus balik lebaran, kepadatan kendaraan pemudik memadati ruas jalan-jalan, pusat oleh-oleh dan kuliner, pusat perbelanjaan, serta tempat wisata seperti kawasan Simpanglima Semarang.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martanto mengungkapkan bahwa kepadatan kendaraan pemudik juga terpantau di ruas jalan dalam kota. Hal ini disebabkan oleh keinginan para pemudik untuk membeli oleh-oleh atau mencari tempat kuliner sebelum kembali pulang, atau bahkan untuk berlibur di tempat wisata di Kota Semarang.

Meskipun jumlah pemudik tahun ini meningkat dua kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya, namun Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang berhasil mengendalikan keramaian pemudik di Lebaran tahun 2023. Hal ini berkat persiapan aparat dalam melayani pemudik yang cukup baik, sehingga kejadian menonjol di Kota Semarang relatif nihil.

Dari catatan Dishub Kota Semarang, jumlah kendaraan yang keluar dari gerbang tol Kalikangkung hingga Selasa (25/4/2023) malam sudah mencapai 80.000 kendaraan, yang bersamaan dengan puncak arus balik. Namun, hari ini diprediksi tinggal sedikit saja dan kemungkinan arus lalu lintas akan kembali normal pada siang atau sore hari.

Salah satu kunci keberhasilan dalam mengendalikan pemudik adalah ditutupnya akses keluar tol menuju ke pusat Kota Semarang dan diarahkan langsung ke arah barat atau keluar Kota. Namun, rekayasa lalu-lintas tol harus diatur dengan baik, sehingga situasi kepadatan di dalam kota masih terkendali.

Dishub Kota Semarang juga melakukan berbagai upaya antisipasi terhadap kepadatan arus lalu lintas kendaraan, seperti menyiagakan mobil derek untuk mengantisipasi jika ada kendaraan pemudik mogok atau parkir di tempat larangan parkir. Pemantauan arus lalu lintas juga dilakukan lewat Area Traffic Control System (ATCS) selama 24 jam untuk menarik arus lalu lintas. Selain itu, patroli keliling dilaksanakan, terutama pada ruas jalan dalam kota yang relatif padat, sehingga petugas dari Dishub dan Kepolisian dapat melakukan penguraian agar arus kendaraan bisa lancar.

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar