URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang menggelar pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang yang akan bertarung dalam Pilkada 2024 pada Senin malam, 23 September 2024. Paslon Ngesti Nugraha-Nur Arifah (MUTIARA) memperoleh nomor urut 1, sementara lawannya, Nurul Huda-Yarmuji (HAJI), mendapatkan nomor urut 2.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Siap Berebut Kursi Ungaran 1! Ngesti Nugraha-Nur Arifah Nomor Urut 1, Nurul Huda-Yarmuji Nomor Urut 2

Siap Berebut Kursi Ungaran 1! Ngesti Nugraha-Nur Arifah Nomor Urut 1, Nurul Huda-Yarmuji Nomor Urut 2

Siap Berebut Kursi Ungaran 1! Ngesti Nugraha-Nur Arifah Nomor Urut 1, Nurul Huda-Yarmuji Nomor Urut 2

Paslon Bupati-Wakil Bupati Semarang MUTIARA dan HAJI mengambil nomor urut dalam acara pengundian nomor urut yang digelar di Kantor KPU Kabupaten Semarang, Senin (23/9/2024) malam. Foto: win
Paslon Bupati-Wakil Bupati Semarang MUTIARA dan HAJI mengambil nomor urut dalam acara pengundian nomor urut yang digelar di Kantor KPU Kabupaten Semarang, Senin (23/9/2024) malam. Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang telah menggelar pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Semarang yang akan berkontestasi dalam Pilkada 2024, Senin (23/9/2024) malam. Agenda ini dilaksanakan usai penetapan paslon Bupati-Wakil Bupati Semarang sehari sebelumnya.

Dalam pengundian nomor urut ini, paslon Ngesti Nugraha-Nur Arifah (MUTIARA) mendapatkan nomor urut 1, sedangkan lawannya yakni Nurul Huda-Yarmuji (HAJI) mendapatkan nomor urut 2.

Ketua KPU Kabupaten Semarang Bambang Setiyono menjelaskan, agenda selanjutnya adalah Deklarasi Pilkada Damai yang diikuti perwakilan paslon, partai pengusul, forkopimda dan Bawaslu Kabupaten Semarang.

“Kita juga telah menyiapkan jadwal kampanye bagi masing-masing paslon,” ujarnya.

Ngesti Nugraha dalam sambutan menyampaikan ungkupan syukur mendapatkan nomor urut 1 yang baginya merupakan tanda Juara. Calon petahana ini tidak lupa memohon doa restu pada masyarakat dan berpesan agar semua pihak menjaga kondusifitas.

“Alhamdulillah bahwa pasangan MUTIARA (Menang untuk Ngesti Arifah) mendapatkan nomor urut 1. Artinya sang juara. Insyallah pasangan MUTIARA akan menang pada tanggal 27 November 2024. Kami mohon doa restu dan berpesan kepada semuanya untuk senantiasa menjaga kondusifitas di Kabupaten Semarang yang sudah ayem tentrem, kondusif, mari kita jaga bersama,” terangnya.

Sementara Nurul Huda dalam sambutan menyampaikan bersyukur mendapat nomor 2 yang baginya mengidentikkan dengan simbol HAJI dengan kode jari jempol dan terlunjuk membentuk huruf L. Ia menyebut nomor tersebut sebagai kode alam adanya keseimbangan horizontal dan vertikal seperti dalam ibadah Haji.

“Insyaallah nomor dua sesuai kode alam Pilkada dilaksanakan tanggal 27 November bermakna nomor 2 entuk 7 yang maknanya pitulungan. Sekedar kode alam. Kami tidak berlebihan-lebih, dan hanya meneruskan kemenangan nomor 2 di Pilpres kemarin,” kata dia. (win)

BACA JUGA :

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana
Sempat Blokade Perbatasan Ungaran-Semarang, Empat Kreak Bersenjata Tajam Dibekuk Polisi
Polres Semarang menetapkan empat tersangka terkait aksi konvoi dan show of force menggunakan senjata tajam yang sempat meresahkan warga di Kabupaten Semarang. Para pelaku diduga berasal dari sejumlah geng...
Natalius Pigai mengapresiasi penyelenggaraan Festival HAM bertema “Pembangunan HAM di Indonesia dalam Jiwa Pancasila” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana. Menurutnya, UKSW selangkah lebih maju dalam membangun kesadaran hak asasi manusia melalui dunia pendidikan.
Menteri HAM Apresiasi Inisiatif UKSW Salatiga Gelar Festival
Natalius Pigai mengapresiasi penyelenggaraan Festival HAM bertema “Pembangunan HAM di Indonesia dalam Jiwa Pancasila” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana. Menurutnya, UKSW selangkah...
Warga Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang melakukan aksi penutupan sebagian ruas jalan rusak menggunakan batu belah dan pohon pisang sebagai bentuk protes terhadap kerusakan jalan yang diduga akibat lalu lalang truk tambang bermuatan berlebih. Warga meminta perbaikan jalan segera direalisasikan karena kondisi jalan dinilai membahayakan pengguna.
Warga Wringinputih Pasang Batu Belah dan Pohon Pisang di Jalan Rusak, Protes Truk Tambang Overtonase
Warga Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang melakukan aksi penutupan sebagian ruas jalan rusak menggunakan batu belah dan pohon pisang sebagai bentuk protes terhadap kerusakan jalan yang...
12 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16
12 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026 pada pagi serta siang hingga sore hari dengan tinggi muka air...
12 Juni 2026 BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
12 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 12 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot