KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Siap Berebut Kursi Ungaran 1! Ngesti Nugraha-Nur Arifah Nomor Urut 1, Nurul Huda-Yarmuji Nomor Urut 2

Siap Berebut Kursi Ungaran 1! Ngesti Nugraha-Nur Arifah Nomor Urut 1, Nurul Huda-Yarmuji Nomor Urut 2

Siap Berebut Kursi Ungaran 1! Ngesti Nugraha-Nur Arifah Nomor Urut 1, Nurul Huda-Yarmuji Nomor Urut 2

Paslon Bupati-Wakil Bupati Semarang MUTIARA dan HAJI mengambil nomor urut dalam acara pengundian nomor urut yang digelar di Kantor KPU Kabupaten Semarang, Senin (23/9/2024) malam. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang telah menggelar pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Semarang yang akan berkontestasi dalam Pilkada 2024, Senin (23/9/2024) malam. Agenda ini dilaksanakan usai penetapan paslon Bupati-Wakil Bupati Semarang sehari sebelumnya.

Dalam pengundian nomor urut ini, paslon Ngesti Nugraha-Nur Arifah (MUTIARA) mendapatkan nomor urut 1, sedangkan lawannya yakni Nurul Huda-Yarmuji (HAJI) mendapatkan nomor urut 2.

Ketua KPU Kabupaten Semarang Bambang Setiyono menjelaskan, agenda selanjutnya adalah Deklarasi Pilkada Damai yang diikuti perwakilan paslon, partai pengusul, forkopimda dan Bawaslu Kabupaten Semarang.

“Kita juga telah menyiapkan jadwal kampanye bagi masing-masing paslon,” ujarnya.

Ngesti Nugraha dalam sambutan menyampaikan ungkupan syukur mendapatkan nomor urut 1 yang baginya merupakan tanda Juara. Calon petahana ini tidak lupa memohon doa restu pada masyarakat dan berpesan agar semua pihak menjaga kondusifitas.

“Alhamdulillah bahwa pasangan MUTIARA (Menang untuk Ngesti Arifah) mendapatkan nomor urut 1. Artinya sang juara. Insyallah pasangan MUTIARA akan menang pada tanggal 27 November 2024. Kami mohon doa restu dan berpesan kepada semuanya untuk senantiasa menjaga kondusifitas di Kabupaten Semarang yang sudah ayem tentrem, kondusif, mari kita jaga bersama,” terangnya.

Sementara Nurul Huda dalam sambutan menyampaikan bersyukur mendapat nomor 2 yang baginya mengidentikkan dengan simbol HAJI dengan kode jari jempol dan terlunjuk membentuk huruf L. Ia menyebut nomor tersebut sebagai kode alam adanya keseimbangan horizontal dan vertikal seperti dalam ibadah Haji.

“Insyaallah nomor dua sesuai kode alam Pilkada dilaksanakan tanggal 27 November bermakna nomor 2 entuk 7 yang maknanya pitulungan. Sekedar kode alam. Kami tidak berlebihan-lebih, dan hanya meneruskan kemenangan nomor 2 di Pilpres kemarin,” kata dia. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]