URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Semarang menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di halaman GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, pada Jumat (23/8/2024) untuk mempersiapkan pengamanan Pilkada 2024. Ratusan personel dari TNI, Polri, Satlinmas, dan penyelenggara Pemilu seperti KPU dan Bawaslu, berpartisipasi dalam simulasi yang melibatkan skenario dari situasi aman hingga penanganan jika terjadi peningkatan eskalasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sispamkota Pilkada 2024, Kapolres Semarang Tekankan Prosedur Humanisme dan Negosiasi Hadapi Situasi Chaos

Sispamkota Pilkada 2024, Kapolres Semarang Tekankan Prosedur Humanisme dan Negosiasi Hadapi Situasi Chaos

Sispamkota Pilkada 2024, Kapolres Semarang Tekankan Prosedur Humanisme dan Negosiasi Hadapi Situasi Chaos

Polisi memasang kawat berduri untuk menghalau massa pendemo agar tidak menerobos Kantor KPU Kabupaten Semarang saat simulasi Sispamkota Pilkada 2024 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Jumat (23/8/2024). Foto: win
Polisi memasang kawat berduri untuk menghalau massa pendemo agar tidak menerobos Kantor KPU Kabupaten Semarang saat simulasi Sispamkota Pilkada 2024 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Jumat (23/8/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Jajaran Polres Semarang menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng serta Bupati dan Wakil Bupati Semarang, di halaman GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (23/8/2024).

Ratusan personel gabungan TNI Polri, Satlinmas, Aparat Penegak Hukum (APH) beserta lembaga penyelenggara Pemilu yang terdiri dari KPU dan Bawaslu memperagakan skenario pelaksanaan Pemilu hingga penanganan jika terjadi peningkatan ekskalasi.

Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto menegaskan, anggota kepolisian harus menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) dalam menghadapi situsi apapun.

“Terutama saat menghadapi peningkatan eskalasi apalagi chaos,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres, kegiatan simulasi Sispamkota ini menggambarkan bahwa Polres Semarang beserta stakeholder terkait siap mengawal seluruh tahapan Pilkada 2024. Simulasi ini dilakukan mulai dari situasi yang aman terkendali, sampai dengan situasi kontingensi.

“Semoga apa yang kita peragakan hari ini tidak terjadi. Artinya situasi tetap aman dan kondusif,” harapnya.

Terkait personel yang dilibatkan, Kapolres menambahkan, pihaknya menerjunkan 575 anggota dari kepolisian, 230 personel TNI, dan Satlinmas 3.900 personel.

Wakil Bupati Semarang, Basari berharap dengan adanya simulasi ini seluruh pihak yang terlibat bisa lebih siap. Dengan demikian, pelaksanaan Pilkada berjalan dengan baik.

“Kita berdoa tidak ada sesuatu gangguan pada gelaran Pilkada 2024 ini, karena seluruh jajaran sudah bersiap siaga melakukan antisipasi pengamanan,” terangnya.

Sementara Ketua KPU Kabupaten, Semarang Bambang Setyono mengungkapkan, simulasi ini merupakan bentuk ihtiar berbagai elemen ini untuk menyambut dan mempersiapkan pesta demokrasi.

“Meski demikian kami berharap, apa yang ada di simulasi ini tidak terjadi di Kabupaten Semarang. Pilkada bisa berjalan sesuai tagline kami, yakni ayem dan tentrem,” urainya. (win)

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara