URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Aspirasi terkait besaran THR disampaikan ratusan PPPK Paruh Waktu kepada DPRD Kota Salatiga, Jumat (13/3/2026), karena nilai yang diterima sekitar Rp422 ribu akibat perhitungan masa kerja sejak Januari 2026, sehingga mereka berharap ada kebijakan yang lebih berpihak pada pegawai lama.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Anggap THR Tidak Sesuai, PPPK Paruh Waktu Salatiga Mengadu ke DPR

Anggap THR Tidak Sesuai, PPPK Paruh Waktu Salatiga Mengadu ke DPR

Anggap THR Tidak Sesuai, PPPK Paruh Waktu Salatiga Mengadu ke DPR

PPPK Paruh Waktu Salatiga, saat mendatangi DPRD Kota Salatiga untuk mengadukan persoalan THR

Foto dok IST

PPPK Paruh Waktu Salatiga, saat mendatangi DPRD Kota Salatiga untuk mengadukan persoalan THR
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Karena Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima tidak sesuai harapan, ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu mendatangi DPRD Kota Salatiga, Jumat 13 Maret 2026.

Kepada para wakil rakyat Kota Salatiga mereka menyampaikan uneg- uneg, terkait dengan THR bagi para PPPK Paruh Waktu. Karena dasar penghitungannya adalah masa kerja per Januari 2026.

“Sehingga THR yang kami terima kisaran Rp 422.000,” ungkap Ketua Paguyuban PPPK Paruh Waktu Salatiga, Syarif Basrowi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat 13 Maret 2026.

Dengan dasar tersebut, jelas Syarif, maka perhitungannya 2 per 12 kali gaji pokok. Padahal jika dihitung sejak awal mula bekerja, para PPPK Paruh Waktu sudah puluhan tahun mengabdi.

Syarif juga menyampaikan, dirinya yang saat ini tercatat sebagai PPPK Paruh Waktu Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman (Perkim) telah mengabdi selama 13 tahun.

Maka ia berharap ada kebijakan lain terkait nasib THR para PPPK Paruh Waktu Salatiga. Walaupun ketentuan terkait THR tersebut merupakan keputusan Pemerintah Pusat yang tidak bisa dilanggar daerah.

PPPK Paruh Waktu di Kota Salatiga yang jumlahnya mencapai 960 orang berharap setidaknya bisa menerima THR untuk lrbaran kalinini sebanyak satu kali gaji.

Kenyataannya, masa kerja sejak masih berstatus tenaga harian lepas (THL) dinolkan atau tidak dihitung. “Sehingga masa kerja kami hanya dihitung selama dua bulan,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit mengaku turut prihatin. Karena THR yang diterima PPPK Paruh Waktu di Salatiga tidak sesuai dengan harapan.

Karena realitasnya banyak PPPK Paruh Waktu yang sebenarnya telah lama mengabdi sebagai THL. tenaga harian lepas (THL). “Bahkan ada yang sebentar lagi sidah memasuki masa pensiun,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga, jelas Dance, sebenarnya telah mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk memberikan THR penuh kepada para pegawai tersebut.

Namun, terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 membuat pemberian THR harus mengikuti ketentuan masa kerja sesuai dengan peraturan dari pusat.

“Akibatnya, besaran THR yang diterima para PPPK tersebut hanya dihitung sebesar 1/6 dari gaji yang mereka terima selama dua bulan terakhir ini,” tegas Dance.

Ia juga menilai penyusun kebijakan dalam regulasi tersebut kurang memahami kondisi riil di lapangan, terutama bagi tenaga yang telah lama mengabdi tetapi baru tercatat secara administratif sebagai PPPK.

Sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi para pegawai, pemerintah daerah akhirnya mengajukan percepatan pencairan gaji bulanan yang biasanya diterima setiap tanggal 25.

“Gaji bulanan yang biasanya diterima tanggal 25 akhirnya akan diajukan pencairannya. Mewakii para wakil rakyat, kami juga meminta maaf atas kondisi seperti ini,” tutup Dance.

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pengawasan daycare saat meresmikan Daycare Tripartit Berdikari di Rusunawa Gedanganak, Ungaran Timur, Jumat (1/5/2026), guna mencegah kekerasan anak melalui pengelolaan profesional, sekaligus mendukung produktivitas pekerja dan kesejahteraan lewat penguatan koperasi karyawan.
Momentum Hari Buruh, Gubernur Jateng: Buruh Bisa Fokus Kerja, Anaknya Sudah Ada yang Menjaga
Aksi Nyata Polres Salatiga saat Amankan May Day 2026
Aksi Nyata Polres Salatiga saat Amankan May Day 2026
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menekankan peningkatan mutu tembakau saat pengukuhan pengurus P2RPTI di Ungaran, Kamis (30/4/2026), guna mendorong kesejahteraan petani melalui benih unggul yang tengah diuji BRIN, seiring rendahnya harga jual, dengan harapan produksi berkualitas mampu meningkatkan nilai pasar dan pengembangan industri daerah.
Fokus Benih Unggul, Pemkab Semarang Bidik Kenaikan Harga Tembakau Petani
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Libatkan Forkopimda, Pemkab Semarang Benahi Pengawasan Perizinan Investasi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pengawasan daycare saat meresmikan Daycare Tripartit Berdikari di Rusunawa Gedanganak, Ungaran Timur, Jumat (1/5/2026), guna mencegah kekerasan anak melalui pengelolaan profesional, sekaligus mendukung produktivitas pekerja dan kesejahteraan lewat penguatan koperasi karyawan.
Momentum Hari Buruh, Gubernur Jateng: Buruh Bisa Fokus Kerja, Anaknya Sudah Ada yang Menjaga
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pengawasan daycare saat meresmikan Daycare Tripartit Berdikari di Rusunawa Gedanganak, Ungaran Timur, Jumat (1/5/2026), guna mencegah kekerasan anak...
Aksi Nyata Polres Salatiga saat Amankan May Day 2026
Aksi Nyata Polres Salatiga saat Amankan May Day 2026
Polres Salatiga menggelar cek kesehatan gratis di halaman Pemkot Salatiga, Jumat (1/5/2026), saat peringatan May Day 2026 untuk memberikan layanan kesehatan kepada pekerja melalui pemeriksaan tekanan darah,...
Enam siswa SD asal Ungaran yang tergabung dalam Sanggar Prestasi Aksa Swastika mengikuti Festival Pelajar Unggulan Batch 4 di Gedung DPR/DPD RI Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2026), untuk mengasah kepemimpinan dan wawasan kebangsaan melalui seleksi ketat, sekaligus membuktikan potensi pelajar daerah di tingkat nasional.
Bikin Bangga! 6 Pelajar SD Asal Ungaran Harumkan Nama Kabupaten Semarang di Festival Pelajar Unggulan 2026 di Jakarta
Enam siswa SD asal Ungaran yang tergabung dalam Sanggar Prestasi Aksa Swastika mengikuti Festival Pelajar Unggulan Batch 4 di Gedung DPR/DPD RI Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2026), untuk mengasah kepemimpinan...
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menekankan peningkatan mutu tembakau saat pengukuhan pengurus P2RPTI di Ungaran, Kamis (30/4/2026), guna mendorong kesejahteraan petani melalui benih unggul yang tengah diuji BRIN, seiring rendahnya harga jual, dengan harapan produksi berkualitas mampu meningkatkan nilai pasar dan pengembangan industri daerah.
Fokus Benih Unggul, Pemkab Semarang Bidik Kenaikan Harga Tembakau Petani
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menekankan peningkatan mutu tembakau saat pengukuhan pengurus P2RPTI di Ungaran, Kamis (30/4/2026), guna mendorong kesejahteraan petani melalui benih unggul yang tengah diuji...
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Libatkan Forkopimda, Pemkab Semarang Benahi Pengawasan Perizinan Investasi
Pemerintah Kabupaten Semarang memperkuat pengawasan perizinan investasi di Kabupaten Semarang, Kamis (30/4/2026), dengan melibatkan Forkopimda dan sistem OSS untuk mendorong kepastian hukum, meski sejumlah...
Muat Lebih

POPULER

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Semarang memberangkatkan 895 jemaah haji dalam enam kloter dari berbagai kecamatan melalui titik kumpul di Ungaran, Selasa (28/4/2026), dengan pengawalan tenaga medis dan ambulans guna memastikan kesehatan jemaah tetap prima menghadapi pemeriksaan ketat di Arab Saudi.
895 Jemaah Haji Kabupaten Semarang Berangkat Bertahap, Terbagi dalam 6 Kloter
Polda Jawa Tengah mengungkap peredaran 49 paket sabu seberat 65,75 gram di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, Rabu (22/4/2026), hasil penyelidikan bersama Polres Salatiga. Tiga tersangka residivis ditangkap melalui pengembangan informasi masyarakat, dengan modus sistem ranjau dan penyimpanan di beberapa lokasi serta kamar kos.
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba, dengan Modus Ranjau, Tesangka Terancam Hukuman Mati
Enam siswa SD asal Ungaran yang tergabung dalam Sanggar Prestasi Aksa Swastika mengikuti Festival Pelajar Unggulan Batch 4 di Gedung DPR/DPD RI Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2026), untuk mengasah kepemimpinan dan wawasan kebangsaan melalui seleksi ketat, sekaligus membuktikan potensi pelajar daerah di tingkat nasional.
Bikin Bangga! 6 Pelajar SD Asal Ungaran Harumkan Nama Kabupaten Semarang di Festival Pelajar Unggulan 2026 di Jakarta

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved