URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka pameran proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) siswa siswi SD Jetak 03 Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Sabtu (7/1/2023) pamerkan sajian makanan tradisional dan juga kesenian budaya lokal.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Suguhkan Kearifan Lokal, Puluhan Siswa SDN Jetak 03 Gelar Pameran Proyek Profil Pelajar Pancasila

Suguhkan Kearifan Lokal, Puluhan Siswa SDN Jetak 03 Gelar Pameran Proyek Profil Pelajar Pancasila

Suguhkan Kearifan Lokal, Puluhan Siswa SDN Jetak 03 Gelar Pameran Proyek Profil Pelajar Pancasila

featured-img

RASIKAFM. COM -SALATIGA – Dalam rangka pameran proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) siswa siswi SD Jetak 03 Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Sabtu (7/1/2023) pamerkan sajian makanan tradisional dan juga kesenian budaya lokal.

Kepada rasikafm.com kepala SD Jetak 03 Suminah S.Pd, SD, M.Pd mengatakan kegiatan kali ini diikuti sedikitnya 97 siswa dari kelas 1 sampai dengan kelas 6.

Mereka menampilkan budaya lokal, berupa tarian tradisional, topeng ireng dan juga makanan tradisional khas dari Getasan.

“Dalam kegiatan kali ini diikuti oleh siswa-siswi juga perangkat dusun termasuk wali murid, kepala sekolah di gugus Lawu dan tamu undangan lain” ujar Suminah.

Menurutnya penampillan siswa didiknya kali ini sebagai implementasi muatan lokal dalam rangka penguatan profil pelajar Pancasila. “Anak didik kami bangga karena pentasnya kali ini bisa disaksikan oleh khalayak luas, termasuk anggota DPRD kabupaten Semarang ” tambah Kepala sekolah yang baru saja lolos sebagai guru penggerak ini.

Ketua komisi D DPRD Kabupaten Semarang, bersama mantan kades Jetak Sutrimo dan kepala SDN Jetak 3 berpoto bersama usai acara

Sementara itu, Korwilcambidik kecamatan Getasan, Subandi S.Pd, M.Si mengaku bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh siswa siswi SD Jetak ini, apalagi SD Jetak 03 merupakan sekolah penggerak yang seharusnya bisa memberi contoh dan menggerakkan sekolah lain yang ada di wilayah Getasan untuk lebih maju.

“Bertepatan dengan hari sabtu ini ada beberapa sekolah di Getasan yang menyelenggarakan pentas seni dalam rangka pameran proyek penguatan profil pelajar Pancasila” ujar Subandi.

Menurut Subandi, penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka dapat diwujudkan dalam penampilan budaya ataupun keunggulan dari masing-masing sekolah.terlebih saat ini dikecamatan Getasan terdapat 30 SD, 24 SD Negeri dan 6 swasta.

Pantauan wartawan kegiatan P5 di SD Jetak 03 yang berlangsung dari pagi sampai siang tersebut menarik perhatian warga Jetak terutama orang tua siswa termasuk pedagang kaki lima yang meraup keuntungan dari kegiatan di sekolah yang berada di wilayah kecamatan Getasan tersebut (rief)

– Kepala SD Jetak 03 Suminah, Saat diwawancarai Rasika FM
– Subandi, S.Pd, M.Si saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat
Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'