[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Kabupaten Semarang

Pada Jumat malam, 21 Juni 2024, acara sosialisasi "Program Special Untung 4 X Lipat" digelar oleh UPPD Samsat Kabupaten Semarang bersama komunitas otomotif di Burjo Pantry Ungaran. Acara ini dihadiri oleh komunitas motor seperti Land Cruiser Semarang-Ungaran, Mercy W210, Hijet Semarang, Innova Nusantara, N-Max Club, dan lainnya.
Samsat Kab. Semarang Menggandeng Komunitas Otomotif
Pada Jumat malam, 21 Juni 2024, acara sosialisasi "Program Special Untung 4 X Lipat" digelar oleh UPPD Samsat Kabupaten Semarang bersama komunitas otomotif di Burjo Pantry Ungaran. Acara ini dihadiri oleh...
Delapan partai non parlemen di Kabupaten Semarang, yang tidak memperoleh kursi di DPRD pada Pileg 2024, membentuk koalisi bernama Kompaks, dengan tujuan menyamakan visi dan misi untuk pembangunan daerah. Inisiator Kompaks, Ketua Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Nurdin Makruf, menyatakan koalisi ini lahir dari diskusi antarpartai non parlemen untuk tetap membawa suara rakyat, meskipun tidak berhasil masuk parlemen.
Sambut Pilkada Kabupaten Semarang, 8 Partai Non Parlemen Bentuk Koalisi Baru
Delapan partai non parlemen di Kabupaten Semarang, yang tidak memperoleh kursi di DPRD pada Pileg 2024, membentuk koalisi bernama Kompaks, dengan tujuan menyamakan visi dan misi untuk pembangunan daerah....
Dua pilar beton jembatan tol Jogja-Bawen di Seksi 6, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, telah berdiri untuk menopang jembatan layang yang akan melintasi Jalan Slamet Riyadi, dengan target penyelesaian pada Agustus 2024, menurut Kabag Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang, Zaenal Arifin. Proyek ini, dengan progres fisik 22 persen, juga melibatkan pembongkaran bangunan di seberang Exit Tol Bawen, termasuk Kantor Kelurahan Bawen dan SDN Bawen 01 yang akan direlokasi.
Update Jembatan Layang Tol Jogja-Bawen di Exit Tol Bawen: Pilar Beton Sudah Tampak Berdiri
Dua pilar beton jembatan tol Jogja-Bawen di Seksi 6, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, telah berdiri untuk menopang jembatan layang yang akan melintasi Jalan Slamet Riyadi, dengan target penyelesaian...
Pada tanggal 20 Juni 2024, Peni Ngesti Nugraha, istri Bupati Semarang, menyoroti tingginya kasus perceraian di kalangan guru, yang sebagian besar disebabkan oleh seringnya bermain media sosial seperti TikTok dan Instagram, saat memberikan pembinaan kepada anggota Dharma Wanita IIKK di Kecamatan Tengaran. Peni mengingatkan pentingnya fokus mengurus rumah tangga dan mengurangi penggunaan HP, untuk mencegah masalah seperti CLBK (Cinta Lama Bubarkan Keluarga).
Pembinaan Dharma Wanita di Tengaran, Peni Nugraha: Dolanane HP dikurangi, Ora Kabeh Digawe Story
Pada tanggal 20 Juni 2024, Peni Ngesti Nugraha, istri Bupati Semarang, menyoroti tingginya kasus perceraian di kalangan guru, yang sebagian besar disebabkan oleh seringnya bermain media sosial seperti...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau operasional mesin pompa air di persawahan Dusun Bejirejo, Desa Kalibeji, Tuntang, Kabupaten Semarang pada Rabu (19/6/2024), didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Jokowi melihat langsung kinerja pompa air yang mengairi area persawahan dan menjelaskan bahwa program pompanisasi ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai antisipasi menghadapi musim kering yang diprediksi BMKG akan berlangsung dari Juli hingga November.
Pemerintah Pusat Bagi-bagi Mesin Pompa Air, Jokowi: Dongkrak Produksi Padi Nasional
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau operasional mesin pompa air di persawahan Dusun Bejirejo, Desa Kalibeji, Tuntang, Kabupaten Semarang pada Rabu (19/6/2024), didampingi Menteri Pertanian Andi Amran...
Dua gentong batu padas dari abad ke-15 yang digunakan untuk menampung air wudlu masih tersimpan di Masjid Syahidin, Desa Banyukuning, Bandungan, Kabupaten Semarang. Gentong-gentong tersebut diduga berasal dari masa awal penyebaran Islam di Jawa dan telah terdaftar sebagai benda cagar budaya oleh Disdikbudpora Kabupaten Semarang.
Masjid Gentong Banyukuning, Jejak Penyebaran Islam di Bandungan
Dua gentong batu padas dari abad ke-15 yang digunakan untuk menampung air wudlu masih tersimpan di Masjid Syahidin, Desa Banyukuning, Bandungan, Kabupaten Semarang. Gentong-gentong tersebut diduga berasal...
AF (40), seorang residivis spesialis pencurian ponsel asal Kranggan, Temanggung, diamankan oleh Polsek Ambarawa pada Senin (10/6/2024) sekitar pukul 06.00 WIB di Kelurahan Kupang, Ambarawa, Kabupaten Semarang. Ketika beraksi, AF memasuki rumah korban yang sepi dengan pintu terbuka dan mencuri ponsel di ruang tamu. Aksi AF dipergoki korban yang kemudian menanyainya, dan AF berdalih mencari kos sambil menyembunyikan ponsel.
Baru Saja Keluar Penjara, Residivis Pencuri HP di Ambarawa Ini Kembali Masuk Bui
AF (40), seorang residivis spesialis pencurian ponsel asal Kranggan, Temanggung, diamankan oleh Polsek Ambarawa pada Senin (10/6/2024) sekitar pukul 06.00 WIB di Kelurahan Kupang, Ambarawa, Kabupaten Semarang....
Menjelang Hari Raya Idul Adha 2024, sejumlah lapak musiman hewan kurban mulai muncul di Ungaran, Kabupaten Semarang, termasuk lapak kambing milik Muhayat (65) di Jalan Ahmad Yani, Sidomulyo, Ungaran Timur. Pada Senin (10/6/2024), Muhayat mengungkapkan bahwa ia bersama dua pegawainya membawa 90 ekor kambing dari Purwantoro, Wonogiri, dan telah menjual empat ekor pada hari pertama.
Mendulang Cuan dari Lapak Hewan Kurban Musiman
Menjelang Hari Raya Idul Adha 2024, sejumlah lapak musiman hewan kurban mulai muncul di Ungaran, Kabupaten Semarang, termasuk lapak kambing milik Muhayat (65) di Jalan Ahmad Yani, Sidomulyo, Ungaran Timur....
Penemuan Mayat Pelajar di Sungai Getasan, Polisi Ungkap Penyebabnya
Penemuan Mayat Pelajar di Sungai Getasan, Polisi Ungkap Penyebabnya
Polisi berhasil mengungkap kasus tewasnya KH (14), seorang pelajar MTs, yang ditemukan di Sungai Parat, Getasan, Kabupaten Semarang pada Jumat (7/6/2024), yang diduga akibat keributan antara korban dengan...
Warga Desa Batur, Getasan, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan jenazah di sungai setempat pada Jumat (7/6/2024), yang awalnya disangka korban mutilasi karena hanya terlihat potongan kakinya. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang pulang dari berkebun sekitar pukul 08.00 WIB, kemudian dilaporkan ke Polsek Getasan.
Pelajar MTs Ditemukan Tewas di Sungai Getasan, Sempat Dikira Korban Mutilasi
Warga Desa Batur, Getasan, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan jenazah di sungai setempat pada Jumat (7/6/2024), yang awalnya disangka korban mutilasi karena hanya terlihat potongan kakinya....
Muat Lebih

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved