URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mandiri melakukan panen raya padi di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (3/7/2024). Di lahan ribuan meter persegi, petani menanam varietas unggul Inpari 32 (IR 32) dengan metode pemupukan kimia, semi organik, dan organik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Panen Melimpah, Bupati Semarang Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

Panen Melimpah, Bupati Semarang Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

Panen Melimpah, Bupati Semarang Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

Gapoktan Mandiri Desa Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang melaksanakan panen raya padi yang dipupuk secara organik, Rabu (3/7/2024). Foto: win
Gapoktan Mandiri Desa Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang melaksanakan panen raya padi yang dipupuk secara organik, Rabu (3/7/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha melakukan panen raya padi bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mandiri di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (3/7/2024).

Di lahan seluas ribuan meter persegi tersebut, para petani menanam padi varietas unggul Inpari 32 (IR 32) dengan tiga metode pemupukan, yakni kimia, semi organik, dan organik.

“Jika dulu dalam 1 hektar lahan memerlukan pupuk kimia sebanyak 525 kilogram, kini coba dikombinasi dengan pupuk organik sehingga hanya butuh 250 kilogram saja,” kata Ngesti.

Dari metode kombinasi itu, jelas Ngesti, hasil panen tidak kalah melimpah bahkan justru mengalami peningkatan. Jika menggunakan pupuk kimia, satu hektar lahan menghasilkan 7 ton gabah. Namun dengan perlakuan pemupukan kombinasi, meningkat hingga 9,6 ton.

“Artinya berpengaruh positif terhadap kuantitas hasil panen. Oleh karena itu secara bertahap kami akan dorong para petani untuk menggunakan pupuk organik berupa kotoran hewan yang difermentasi,” ungkapnya.

Ngesti menyampaikan, penggunaan pupuk organik itu untuk melaksanakan gerakan pemurnian tanah. Tujuan dari program ini adalah membersihkan tanah dari berbagai zat kimia.

“Program ini juga bertujuan untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan mendorong petani untuk membuat pupuk organik dengan bantuan para penyuluh,” jelasnya.

Terkait dengan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang dalam penyediaan pupuk organik bagi para petani, Ngesti menambahkan akan bekerjasama dengan daerah lain yang memiliki sentra hewan ternak.

“Tentu ini secara bertahap. Harapan kami, petani mudah mendapatkan pupuk organik sehingga upaya transisi ini bisa berjalan lancar,” sambungnya.

Salah seorang petani M Nurkholis mengaku ‘kapok’ menggunakan pupuk kimia. Pada musim panen kali ini, ia baru uji coba pertama kali melakukan pemupukan secara organik. Hasilnya di luar dugaan, panen melimpah dengan kualitas yang lebih bagus.

“Secara berat, bulir padi lebih berbobot yang dipupuk menggunakan pupuk organik,” bebernya.

Perbedaan lain yang dirasakan adalah saat pengolahan tanah sebelum ditanami. Lahan yang dipupuk secara organik, memiliki tekstur yang gembur sehingga lebih mudah diolah.

“Insyaallah saya akan konsisten pakai pupuk organik, hasilnya bagus,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga