URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bersama dengan staf dan Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyempatkan diri untuk datang ke lokasi siswa SD kelas VI yang berkirim surat yang terletak di tengah sawah itu yang juga perbatasan antara kabupaten Semarang dengan Kabupaten Boyolali.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tanggapi Surat dari Pelajar SDN Sugihan 03, Ganjar Datang Langsung dan Sumbang Laptop

Tanggapi Surat dari Pelajar SDN Sugihan 03, Ganjar Datang Langsung dan Sumbang Laptop

Tanggapi Surat dari Pelajar SDN Sugihan 03, Ganjar Datang Langsung dan Sumbang Laptop

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berdialog dengan Mitha Aryani, salah seorang pelajar SDN Sugihan 03 yang beberapa waktu lalu berkirim surat meminta tambahan fasilitas sekolah, Kamis (20/10/2022). (Foto/ win)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berdialog dengan Mitha Aryani, salah seorang pelajar SDN Sugihan 03 yang beberapa waktu lalu berkirim surat meminta tambahan fasilitas sekolah, Kamis (20/10/2022). (Foto/ win)
featured-img

UNGARAN – Munculnya surat dari siswa SD Negeri Sugihan 03 Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu, akhirnya mampu menggoda sang Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo untuk datang ke lokasi sekolah. Bersama dengan staf dan Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi, Ganjar menyempatkan diri untuk datang ke lokasi SD yang terletak di tengah sawah itu yang juga perbatasan antara kabupaten Semarang dengan Kabupaten Boyolali. Dalam kunjungannya itu, Ganjar menyumbang fasilitas berupa dua unit laptop kepada pihak sekolah.

Mitha Aryani (13), salah seorang siswa kelas VI yang kemarin ikut berkirim surat mengaku senang atas kedatangan orang nomor satu di Jateng itu.

“Terima kasih sudah membaca surat dari kami dan datang langsung ke sini. Terima kasih juga sudah dikasih laptop dan handphone, semoga bermanfaat,” ujarnya.

Selain itu, Mitha juga meminta untuk adanya listrik mandiri. Sebab selama ini masih menyalur dari warga terdekat, karena tidak ada tiang listrik yang bisa terhubung ke SD itu.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku saat membaca surat dari siswa SD Negeri Sugihan 03 cukup merasa prihatin.

“Sekolahnya tak pikir jelek banget ternyata enggak juga. Tapi kita cek memang ada beberapa fasilitas yang rusak. Tapi insyaallah dari Pemkab Semarang akan memperbaiki,” katanya.

Pihaknya akan membantu pada jaringan listrik yang tidak masuk ke sekolah itu. Ganjar senang karena anak yang menulis surat itu sangat berani. Saat ditanya siapa yang menulis surat langsung mengaku. Menurutnya itu menjadi hal yang bagus.

“Untuk membikin anak self confidence, menyampaikan pendapat, tidak takut, sehingga anak-anak itu dalam konteks pendidikan tidak hanya ilmu pengetahuan yang didapat. Makanya saya tertarik, tergoda saya dengan surat itu, makanya saya bisa hadir disini,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala sekolah SD Negeri Sugihan 03 Septina Ika Kadarsih mengaku senang atas kedatangan gubernur di sekolahnya. Kebutuhan dan kekurangan fasilitas pendidikan dapat dicukupi.

“Tadi diberikan dua laptop dari pak Ganjar, insyaallah akan sangat bermanfaat bagi sekolah kami ke depannya,” terangnya.

Bantuan laptop itu akan membuat siswanya ketika ujian nanti tidak meminjam dari sekolah lain atau dari guru. Diakuinya sebelumnya siswa-siswa mengirim surat secara tertulis ditunjukkan kepada Gubernur Jateng.

“Karena anak-anak disini tidak biasa dengan media sosial. Terbiasa dengan surat manual. Kami fasilitasi untuk di kirim ke pak Ganjar,” jelasnya.

Cahyo Kuncoro, Ketua Komite SDN Sugihan 03 mengaku dirinya juga senang dan bangga karena sekolah kedatangan Ganjar.

“Saya berharap setelah kerawuhan pak Gubernur Jawa Tengah, kondisi sekolah akan semakin baik dan akan ada pendaftar dari warga sekitar, apalagi kini pihak sekolah sudah mulai berbenah,” paparnya.

Sementara itu, kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah ke desa Sugihan tersebut cukup membuat perhatian warga sekitar, terutama para petani yang lokasinya berada di samping dan depan sekolah. (win)

 

BACA JUGA :

Pemerintah Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, menggelar Labuh Agung Sedekah Rawa Pening pada bulan Muharam, Senin (6/7/2026) malam. Warga mengadakan kirab budaya, penyalaan obor, larung sesaji, dan pentas Reog Ponorogo sebagai ungkapan syukur atas rezeki serta keselamatan, sekaligus melestarikan tradisi bagi masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup sebagai nelayan di Rawa Pening.
Labuh Agung Sedekah Rawa Pening Kembali Digelar, Warga Larung Hasil Bumi dan Perairan sebagai Wujud Syukur
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang menangani 35 kasus kekerasan seksual hingga semester pertama 2026. Kepala DP3AKB Dewanto Leksono menyampaikan di Ungaran, Senin (6/7/2026), bahwa kasus cenderung meningkat sejak 2023 dan banyak pelaku merupakan orang terdekat korban, sehingga masyarakat diminta mendukung korban untuk melapor melalui layanan GEMATI.
Semester Pertama 2026, 35 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Kabupaten Semarang. Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

08 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16
08 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai 0,8 meter pada Rabu, 8 Juli 2026, terutama pukul 11.00–16.00 WIB. Kondisi tersebut berpotensi...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 8 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 06.00 WIB mencatat suhu udara Semarang 24,2 derajat Celsius dengan kelembapan 81 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi tidak merata di Jawa Tengah bagian timur dan dataran tinggi.
08 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspadai Potensi Karhutla
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 8 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 06.00 WIB mencatat...
ASUS menghadirkan ExpertBook PM5 G2 PM5406 di Indonesia untuk mendukung profesional hybrid dan pelaku usaha kecil-menengah melalui performa AI hingga 50 NPU TOPS, layar 14 inci IPS atau OLED, serta keamanan enterprise. Laptop berbasis AMD Ryzen AI 7 445 ini menawarkan RAM hingga 64GB, dual SSD hingga 3TB, Wi-Fi 7, dan bodi ringan mulai 1,27 kilogram.
ASUS Luncurkan ExpertBook PM5 G2, Laptop Bisnis AI untuk Profesional Hybrid
ASUS menghadirkan ExpertBook PM5 G2 PM5406 di Indonesia untuk mendukung profesional hybrid dan pelaku usaha kecil-menengah melalui performa AI hingga 50 NPU TOPS, layar 14 inci IPS atau OLED, serta keamanan...
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026)...
Pemerintah Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, menggelar Labuh Agung Sedekah Rawa Pening pada bulan Muharam, Senin (6/7/2026) malam. Warga mengadakan kirab budaya, penyalaan obor, larung sesaji, dan pentas Reog Ponorogo sebagai ungkapan syukur atas rezeki serta keselamatan, sekaligus melestarikan tradisi bagi masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup sebagai nelayan di Rawa Pening.
Labuh Agung Sedekah Rawa Pening Kembali Digelar, Warga Larung Hasil Bumi dan Perairan sebagai Wujud Syukur
Pemerintah Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, menggelar Labuh Agung Sedekah Rawa Pening pada bulan Muharam, Senin (6/7/2026) malam. Warga mengadakan kirab budaya, penyalaan obor, larung...
Muat Lebih

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut