KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tanggapi Surat dari Pelajar SDN Sugihan 03, Ganjar Datang Langsung dan Sumbang Laptop

Tanggapi Surat dari Pelajar SDN Sugihan 03, Ganjar Datang Langsung dan Sumbang Laptop

Tanggapi Surat dari Pelajar SDN Sugihan 03, Ganjar Datang Langsung dan Sumbang Laptop

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berdialog dengan Mitha Aryani, salah seorang pelajar SDN Sugihan 03 yang beberapa waktu lalu berkirim surat meminta tambahan fasilitas sekolah, Kamis (20/10/2022). (Foto/ win)

UNGARAN – Munculnya surat dari siswa SD Negeri Sugihan 03 Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu, akhirnya mampu menggoda sang Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo untuk datang ke lokasi sekolah. Bersama dengan staf dan Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi, Ganjar menyempatkan diri untuk datang ke lokasi SD yang terletak di tengah sawah itu yang juga perbatasan antara kabupaten Semarang dengan Kabupaten Boyolali. Dalam kunjungannya itu, Ganjar menyumbang fasilitas berupa dua unit laptop kepada pihak sekolah.

Mitha Aryani (13), salah seorang siswa kelas VI yang kemarin ikut berkirim surat mengaku senang atas kedatangan orang nomor satu di Jateng itu.

“Terima kasih sudah membaca surat dari kami dan datang langsung ke sini. Terima kasih juga sudah dikasih laptop dan handphone, semoga bermanfaat,” ujarnya.

Selain itu, Mitha juga meminta untuk adanya listrik mandiri. Sebab selama ini masih menyalur dari warga terdekat, karena tidak ada tiang listrik yang bisa terhubung ke SD itu.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku saat membaca surat dari siswa SD Negeri Sugihan 03 cukup merasa prihatin.

“Sekolahnya tak pikir jelek banget ternyata enggak juga. Tapi kita cek memang ada beberapa fasilitas yang rusak. Tapi insyaallah dari Pemkab Semarang akan memperbaiki,” katanya.

Pihaknya akan membantu pada jaringan listrik yang tidak masuk ke sekolah itu. Ganjar senang karena anak yang menulis surat itu sangat berani. Saat ditanya siapa yang menulis surat langsung mengaku. Menurutnya itu menjadi hal yang bagus.

“Untuk membikin anak self confidence, menyampaikan pendapat, tidak takut, sehingga anak-anak itu dalam konteks pendidikan tidak hanya ilmu pengetahuan yang didapat. Makanya saya tertarik, tergoda saya dengan surat itu, makanya saya bisa hadir disini,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala sekolah SD Negeri Sugihan 03 Septina Ika Kadarsih mengaku senang atas kedatangan gubernur di sekolahnya. Kebutuhan dan kekurangan fasilitas pendidikan dapat dicukupi.

“Tadi diberikan dua laptop dari pak Ganjar, insyaallah akan sangat bermanfaat bagi sekolah kami ke depannya,” terangnya.

Bantuan laptop itu akan membuat siswanya ketika ujian nanti tidak meminjam dari sekolah lain atau dari guru. Diakuinya sebelumnya siswa-siswa mengirim surat secara tertulis ditunjukkan kepada Gubernur Jateng.

“Karena anak-anak disini tidak biasa dengan media sosial. Terbiasa dengan surat manual. Kami fasilitasi untuk di kirim ke pak Ganjar,” jelasnya.

Cahyo Kuncoro, Ketua Komite SDN Sugihan 03 mengaku dirinya juga senang dan bangga karena sekolah kedatangan Ganjar.

“Saya berharap setelah kerawuhan pak Gubernur Jawa Tengah, kondisi sekolah akan semakin baik dan akan ada pendaftar dari warga sekitar, apalagi kini pihak sekolah sudah mulai berbenah,” paparnya.

Sementara itu, kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah ke desa Sugihan tersebut cukup membuat perhatian warga sekitar, terutama para petani yang lokasinya berada di samping dan depan sekolah. (win)

 

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
[pekok2]