URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Semarang menyelenggarakan Job Fair selama dua hari pada 17-18 Juli 2024, menyediakan dua ribu lowongan pekerjaan untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Semarang. Dalam acara yang diikuti oleh 26 perusahaan ini, sekitar 1.800 pencari kerja yang mendaftar secara online diharapkan dapat memperoleh pekerjaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Kabupaten Semarang Sediakan Dua Ribu Lowongan Pekerjaan

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Kabupaten Semarang Sediakan Dua Ribu Lowongan Pekerjaan

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Kabupaten Semarang Sediakan Dua Ribu Lowongan Pekerjaan

Ratusan pelamar kerja antusias mengikuti job fair yang digelar di halaman Kantor Disnaker Kabupaten Semarang, Rabu (17/7/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak dua ribu lowongan pekerjaan disediakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Semarang dalam kegiatan Job Fair yang digelar selama dua hari mulai tanggal 17-18 Juli 2024.

Bursa penempatan tenaga kerja ini dimaksudkan untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan. “Harapannya untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Semarang,” ungkap Kepala Disnaker Kabupaten Semarang M Taufiqurrahman usai pembukaan Job Fair di halaman Kantor Disnaker setempat, Rabu (17/7/2024).

Dijelaskan Taufiqurrahman, tak kurang dari 26 perusahaan ikut meramaikan bursa kerja kali ini. Dari sekitar 1.800 pencari kerja yang telah mendaftar secara online, diharapkan dapat memperoleh pekerjaan lewat Job Fair itu.

“Artinya, formasi lowongan pekerjaan insyaallah mencukupi jika semua pelamar memenuhi persyaratan sesuai kebutuhan perusahaan,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Taufiq, pihaknya berharap tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Semarang akan berada di angka 2,54 persen seperti pada tahun 2019. Angka itu terhitung paling rendah dalam lima tahun terakhir. Sedangkan tahun 2023 TPT tercatat 4,05 persen.

“Kita akan terus berupaya menjalin komunikasi dengan perusahaan agar TPT dapat ditekan serendah mungkin,” bebernya.

Wakil Bupati Semarang Basari mewakili Bupati Ngesti Nugraha saat sambutan menerangkan para pencari kerja hendaknya terus meningkatkan kompetensi. Sebab tantangan global saat ini menyebabkan dunia kerja sangat dinamis.

“Sehingga para pencari kerja dapat memenuhi kebutuhan perusahaan penyedia lapangan kerja,” urainya.

Ia juga berharap kegiatan semacam job fair ini bisa dilaksanakan secara menyeluruh. Bursa kerja ini juga harus diikuti dengan beragam pelatihan keterampilan sesuai yang dibutuhkan perusahaan.

“Apalagi di Kabupaten Semarang banyak perusahaan garmen yang membutuhkan banyak tenaga kerja. Kalau mereka punya keterampilan menjahit dan sebagainya, tentu bisa terserap menjadi pekerjanya,” pungkasnya.

Sementara Sinta, salah seorang pencari kerja asal Kota Semarang juga turut antusias dalam bursa kerja kali ini. Ia menginginkan posisi sebagai admin di perusahaan sesuai jurusan yang ia ambil.

“Kebetulan ambilnya manajemen ekonomi dan bisnis. Semoga bisa dapat pekerjaan di job fair ini,” harapnya.

Sebagai informasi, bersamaan dengan job fair kali ini turut diluncurkan pula aplikasi SIPPPOLIN (Sistem Integrasi Perencanaan, Pasar Kerja, dan Pelaporan Tenaga Kerja Berbasis Online). (win)

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved