URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ngesti Nugraha, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Semarang, resmi mengantongi rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk maju dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2024, berpasangan dengan Nur Arifah, Kepala Desa Rembes Bringin, sebagai bakal calon wakil bupati. Penyerahan rekomendasi ini akan dilakukan oleh DPD PDIP Jawa Tengah di Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terima Rekomendasi PDIP, Ngesti Nugraha Tunggu Parpol Lain Merapat

Terima Rekomendasi PDIP, Ngesti Nugraha Tunggu Parpol Lain Merapat

Terima Rekomendasi PDIP, Ngesti Nugraha Tunggu Parpol Lain Merapat

Bakal calon Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Foto: win
Bakal calon Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bakal calon Bupati Semarang Ngesti Nugraha akhirnya mengantongi rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk maju dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2024. Penyerahan rekomendasi tersebut akan dilakukan DPD PDIP Jawa Tengah di Kota Semarang.

Ia yang kini menjabat sebagai bupati petahana ini akan dipasangkan dengan Nur Arifah, Kepala Desa Rembes Bringin sebagai bakal calon wakil bupati.

“Kemarin saya diundang ke DPP PDIP. Alhamdulillah rekomendasi turun sebagai bakal calon Bupati Semarang bersama Bu Arifah sebagai bakal calon Wakil Bupati Semarang,” ujar Ngesti, Jumat (16/8/2024).

Selain rekomendasi dari PDIP, kata Ngesti, ia juga akan menerima rekomendasi dari sejumlah partai politik lainnya di Kabupaten Semarang. Setelah Partai Nasdem, Partai Demokrat juga merapat untuk memberikan rekomendasi.

“(Rekomendasi Partai Demokrat) Sedang diambil Bu Arifah ke Jakarta. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, nanti ada beberapa parpol yang akan memberikan rekomendasi kepada kami,” sambungnya.

Ngesti juga berupaya membangun komunikasi dengan partai politik yang belum merapat atau mengusungnya. Setelah partai politik pengusung memberikan rekomendasi, maka selanjutnya dilakukan deklarasi.

“Setelah itu bersama-sama membentuk tim pemenangan Pilkada dan mendaftar ke KPU,” tandasnya.

Untuk diketahui, PDIP mengumumkan rekomendasi nama calon kepala daerah tahap pertama yang akan diusung di Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024 pada Rabu (14/8/2024).

Sejumlah nama bakal calon gubernur/wakil gubernur, calon bupati/wakil bupati, calon wali kota/wakil wali kota, diumumkan dalam kesempatan tersebut. Nama-nama yang akan diusung pada Pilkada Serentak 2024 itu, sebagian dibacakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto.

Selanjutnya, sejumlah nama yang mendapat rekomendasi dipanggil ke atas panggung untuk menerima surat rekomendasi dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Pengumuman tersebut berlangsung di kantor Dewan Pimpinan Pusat atau DPP PDIP, Jalan P Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. (win)

BACA JUGA :

Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan...
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Yayasan Jallu Nusantara Indonesia (YJNI) dan PC Fatayat NU Kota Salatiga menandatangani nota kesepahaman di Salatiga pada 7 Juli 2026 untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender....
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah...
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemerintah Kabupaten Semarang memproyeksikan pendapatan daerah 2027 sebesar Rp1,92 triliun, turun Rp399,89 miliar dari APBD 2026 akibat berkurangnya pendapatan asli daerah dan transfer pemerintah. Bupati...
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah...
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"