URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria tanpa identitas dan tanpa busana ditemukan tak bernyawa di aliran Kali Kreo, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Selasa (8/3/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiga Bocil Kaget Temukan Jasad Pria Tanpa Busana di Kali Kreo Saat Hendak Mancing

Tiga Bocil Kaget Temukan Jasad Pria Tanpa Busana di Kali Kreo Saat Hendak Mancing

Tiga Bocil Kaget Temukan Jasad Pria Tanpa Busana di Kali Kreo Saat Hendak Mancing

featured-img

SEMARANG – Seorang pria tanpa identitas dan tanpa busana ditemukan tak bernyawa di aliran Kali Kreo, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Selasa (8/3/2022) sekira pukul 13.30 WIB.

Penemuan jasad itu berawal dari tiga bocah cilik (bocil) yang hendak memancing di kali Kreo. Tiga bocil itu langung kaget lantaran melihat jasad pria dalam kondisi telungkup dan Ada luka terbuka di jidat korban hingga alami pendarahan.

“Sempat dikira boneka tapi ternyata orang,” terang warga sekitar, Anggra di lokasi kejadian.

Ia pun lantas melaporkan kejadian itu ke satpam perumahan. Selanjutnya satpam melaporkan ke polisi agar segera ditindak lanjuti.

“Tadi juga sudah dilaporin sama asisten rumag tangga saya ada jasad pria di sungai,” ujar warga lainnya, Yuni.

Sebenarnya penemuan itu terjadi di wilayah Gunungpati, akan tetapi lokasi berdekatan dengan RT 14 RW 4 perumahan Grand Hill Kalipancur, Ngaliyan.

“Mayat itu ditemukan persis di belakang rumah saya,” bebernya.

Tak heran, para warga di perumahan tersebut memilih melaporkannya ke Polsek Ngaliyan. Anggota Polsek Ngaliyan segera datang ke lokasi lalu mengevakuasi korban.

Kapolsek Ngaliyan Kompol Umbar Wijaya menyebut, penemuan mayat di sungai tersebut memang berbatasan dengan wilayah Gunungpati.

“Kami hanya ke penanganan saja karena dapat laporan dari warga,” terangnya

Ia mengaku, hasil pemeriksaan awal diketahui korban berusia 40 sampai 50 tahun. Jenis kelamin pria dengan kondisi telanjang.

“Kami mengimbau kepada warga Semarang semisal ada kerabat yang memiliki ciri-ciri sama bisa menghubungi kantor Polisi terdekat,” terangnya.

Mayat selesai dievakuasi oleh para relawan Kota Semarang pukul 15.52 WIB.

Mayat kemudian dibawa ke ruang jenazah untuk dilakukan autopsi di RSUP Kariadi Semarang oleh Tim Inafis Polrestabes Semarang.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon