KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tim Temukan Tulang Rusuk dan Pisau yang Diduga Digunakan Untuk Membunuh Iwan Boedi

Tim Temukan Tulang Rusuk dan Pisau yang Diduga Digunakan Untuk Membunuh Iwan Boedi

Tim Temukan Tulang Rusuk dan Pisau yang Diduga Digunakan Untuk Membunuh Iwan Boedi

SEMARANG – Tim Gabungan kembali melakukan penyisiran temuan jasad Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yang bernama Iwan Boedi Prasetijo Paulus yang terbakar bersama motor dinasnya di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang, Kamis (15/9/2022) sore.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan, tim gabungan yang melakukan penyisiran terdiri dari Polda Jateng, Polrestabes Semarang, Satpol PP Kota Semarang dan Basarnas Semarang.[irp posts=”42597″ name=”Jadi Korban Tindak Kejahatan, Istri Iwan Boedi Minta Polisi Usut Tuntas”]

Irwan mengatakan, tujuan dilakukannya penyisiran lokasi kejadian ini untuk mencari potongan tubuh Iwan yang diketahui terbakar pada Kamis (8/9/2022) malam lalu. Dirinya mengatakan, pada penelusuran kali ini, tim gabungan berhasil menemukan potongan tubuh Iwan lainnya.

“Kita hari ini berada di lokasi kejadian berhasil menemukan bagian tubuh yang hilang. Yang ditemukan kali ini tulang rusuk sepertinya,” ujar Irwan disela-sela kegiatan.

Irwan menerangkan, potongan tubuh ini ditemukan tak jauh dari lokasi terbakarnya jasad Iwan yang dikabarkan hilang sejak 24 Agustus 2022 lalu. Selain menemukan bagian tubuh yang hilang, tim gabungan juga mendapatkan pisau yang diduga kuat untuk membunuh Iwan.

“Tak jauh dari titik awal temuan jasad, ada pisau juga yang ditemukan digunakan (untuk membunuh). Karena ada bagian-bagian pembakaran pisau yang didapatkan,” jelasnya.

Sebelumnya, ketika penyisiran di lokasi yang dilakukan pada Rabu (14/9/2022) siang, tim gabungan juga menemukan potongan tubuh Iwan yang hilang. Kini potongan tubuh yang didapatkan dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sebagaimana yang telah disampaikan ada bagian tubuh yang sudah ditemukan mulai dari tangan bagian tungkai itu sudah kita temukan dan dibawa ke rumah sakit. Tentu hasil ini akan menjadi bagian dari proses penyelidikan oleh tim lain,” paparnya.

Sebagai informasi, dari hasil pemeriksaan DNA dengan keluarga, temuan jasad tak utuh di CV Family Kawasan Marina Semarang cocok berdasar hasil scientific Crime Investigation yang dilaksanakan Polrestabes Semarang dan Polda Jawa Tengah.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]