URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dua pohon tumbang di kampung Gunungsari Kelurahan Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir Kota Salatiga menimpa rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerusakan yang ditimbulkan cukup parah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiupan Angin Kencang Akibatkan Dua Pohon Tumbang, Timpa Rumah Warga di Salatiga

Tiupan Angin Kencang Akibatkan Dua Pohon Tumbang, Timpa Rumah Warga di Salatiga

Tiupan Angin Kencang Akibatkan Dua Pohon Tumbang, Timpa Rumah Warga di Salatiga

featured-img

RASIKAFM. COM – SALATIGA, – Dua pohon tumbang di kampung Gunungsari Kelurahan Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir Kota Salatiga menimpa rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerusakan yang ditimbulkan cukup parah.

Kepala Pelaksan Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Kota Salatiga Roy Anjar mengatakan pohon tumbang tersebut terjadi Jumat (6/1/2023) sekira pukul 13.30 WIB. “Pohon kelapa yang jatuh menimpa rumah Suntoro, akibatnya atap kamar dan warung rumahnya rusak dan jebol,” jelasnya saat dihubungi.

Pada saat kejadian, cuaca mendung dan ada angin kencang di sekitar lokasi. Karena ada angin kencang tersebut, sebuah pohon petai yang berada di lahan milik almarhum Rumini roboh hingga menimpa pohon kelapa di sebelahnya. Karena letak pohon kelapa tersebut berada di dekat rumah Suntoro, akhirnya saat pohon tumbang menimpa rumah hingga menyebabkan atap rumah rusak.

Kerugian yang ditimbulkan karena pohon tumbang tersebut berupa sekitar 500 genteng pecah dan telur satu krat pecah. Sementara untuk kerugian material diperkirakan mencapai Rp 5 juta.

Roy Anjar mengatakan setelah ada laporan kejadian tersebut, langsung dilakukan pembersihan oleh anggota BPBD Kota Salatiga, Polri dan TNI, serta warga dan relawan. “Selain pembersihan lokasi, juga dilakukan penebangan pohon di sekitar yang rawan tumbang. Dari BPBD dan Polres Salatiga juga memberikan bantuan,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam DEMFASNA menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat Silaturahmi Nasional di UIN Salatiga, Kamis (18/6/2026). Mereka meminta pemerintah mengevaluasi program prioritas agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Gelar Silaturahmi Nasional di Salatiga, Mahasiswa Soroti Berbagai Program
Pemerintah Kabupaten Semarang akan menata kawasan Gembol di Bawen dan Tegal Panas di Bergas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Penataan dilakukan untuk mengubah kawasan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, termasuk rencana pembangunan masjid di Gembol serta penyusunan konsep pemanfaatan lahan Tegal Panas dengan memperhatikan mekanisme ganti rugi bagi warga terdampak.
Dok! Gembol dan Tegal Panas Bakal Ditutup, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Komisi B DPRD Kabupaten Semarang mempertanyakan keabsahan izin penjualan minuman beralkohol yang dimiliki Over O Bar and Kitchen di Ungaran setelah hasil konfirmasi ke DPMPTSP dan Dinas Perdagangan menyatakan tidak pernah menerbitkan izin tersebut. Dewan meminta penjualan minuman beralkohol dihentikan sementara hingga status perizinan dan kepatuhan terhadap ketentuan jarak lokasi usaha serta kewajiban pajak dapat dipastikan sesuai aturan yang berlaku.
DPRD Kabupaten Semarang Soroti Izin Miras Over O, Penjualan Alkohol Diminta Dihentikan Sementara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar