URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Operasi pasar cabai digelar TPID Jawa Tengah di Pasar Legi Surakarta dan Pasar Karangayu Semarang pada 10 Desember 2025 untuk meredam lonjakan harga. Kenaikan drastis cabai memicu intervensi ini, dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi dan GPM guna menjaga pasokan dan keterjangkauan harga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

TPID Jateng Gelar Operasi Pasar Cabai, BI Pastikan Intervensi Tekan Gejolak Inflasi Akhir Tahun

TPID Jateng Gelar Operasi Pasar Cabai, BI Pastikan Intervensi Tekan Gejolak Inflasi Akhir Tahun

TPID Jateng Gelar Operasi Pasar Cabai, BI Pastikan Intervensi Tekan Gejolak Inflasi Akhir Tahun

Wahyu Dewanti Deputy Direktur KPW Bank Indonesia Jawa Tengah bersama Ka Dis Distanbun Jateng saat di pasar Legi Solo
featured-img

Semarang – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah resmi menggelar operasi pasar cabai di sejumlah daerah sebagai upaya cepat meredam lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru. Dua lokasi awal pelaksanaan dilakukan pada 10 Desember 2025 yaitu Pasar Legi, Kota Surakarta dan Pasar Karangayu, Kota Semarang, dengan harga jual Rp 65.000/kg atau lebih rendah dibanding harga pasar setempat.

Provinsi Jawa Tengah mencatat inflasi 0,19% (mtm) pada November lalu, dengan kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebagai penyumbang terbesar. Cabai rawit menjadi komoditas paling bergejolak, dengan kenaikan harga 7,13% (mtm) pada November, dan kembali melonjak 98,61% pada awal Desember 2025.

Wahyu Dewanti, Deputy Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa intervensi pasar merupakan langkah preventif sekaligus kuratif dalam menjaga daya beli masyarakat. “Operasi pasar ini untuk mengurangi tekanan inflasi di sisi pangan sekaligus memastikan distribusi harga cabai tetap terjangkau,” ujar Wahyu.

Upaya ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Bank Indonesia, BUMD PT. JTAB Pangan serta champion lokal “Petarung Sejati”. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah memastikan rantai pasok tetap terjaga meskipun terjadi penurunan produksi akibat cuaca ekstrem.

Kegiatan ini juga dikombinasikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai wilayah kabupaten/kota, yang dijalankan sesuai harga acuan pembelian. Dengan langkah terstruktur ini, TPID berharap gejolak harga cabai dapat dikendalikan, khususnya di momentum konsumsi akhir tahun yang biasanya meningkatkan tekanan inflasi pangan.

BACA JUGA :

Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap perekonomian tetap terjaga pada Juni 2026. Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,55 atau berada di zona optimistis. Kondisi tersebut didukung penilaian positif terhadap ekonomi saat ini serta ekspektasi perbaikan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha dalam enam bulan ke depan, sehingga daya tahan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Juni 2026
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga membuka pelatihan vokasi Make Up Artist dan barista di UPTD Balai Latihan Kerja Disperinaker, Senin (6/7/2026), untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sesuai kebutuhan pasar. Wali Kota Robby Hernawan mendorong peserta membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja, sementara pelatihan yang dibiayai APBD 2026 berlangsung selama 20 hari hingga 31 Juli.
Minimalisir Pengangguran, Pemkot gelar Pelatihan MUA dan Barista

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik