KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tumpang Koyor dan Enting Enting Gepuk, Akhirnya Tercatat Sebagai Produk Asli Salatiga

Tumpang Koyor dan Enting Enting Gepuk, Akhirnya Tercatat Sebagai Produk Asli Salatiga

Tumpang Koyor dan Enting Enting Gepuk, Akhirnya Tercatat Sebagai Produk Asli Salatiga

RASIKAFM. COM|SALATIGA – Tumpang Koyor dan Enting-Enting gepuk tercatat sebagai kekayaan intelektual asli Salatiga. Selain itu, kesenian drumblek juga ikut mendapatkan pengakuan dan tercatat di Kemenkumham.

Pj Wali kota Sinoeng Nugroho Rachmadi menuturkan, pihaknya bangga dan memberikan apresiasi atas ditetapkan sebagai dua makanan dan kesenian itu.

“Dan kita mendapatkan tugas dan amanah tindak lanjut mengedukasi ke masyarakat untuk menjaga dua produk kuliner ini,” tutur Sinoeng. Lebih jauh, ia menyatakan bahwa kuliner itu akan menjadisalah satu andalan menyambut tamu, even dan daerah lain.

“Originalitasnya sudah diakui. Akan menjadi jamuan khas Salatiga,” imbuhnya. Ia menambahkan bahwa menu ini juga akan menjadi menu utama saat menerima kunjungan wali kota Korea dalam program sister city.

Diketahui, Enting-Enting Gepuk, Sambal Tumpang Koyor, dan Kesenian Drumblek Salatiga resmi sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Kota Salatiga. Sertifikat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal diterbitkan oleh Kemenkumham RI melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual telah diterima oleh Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]