URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tumpang Koyor dan Enting-Enting gepuk tercatat sebagai kekayaan intelektual asli Salatiga. Selain itu, kesenian drumblek juga ikut mendapatkan pengakuan dan tercatat di Kemenkumham.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tumpang Koyor dan Enting Enting Gepuk, Akhirnya Tercatat Sebagai Produk Asli Salatiga

Tumpang Koyor dan Enting Enting Gepuk, Akhirnya Tercatat Sebagai Produk Asli Salatiga

Tumpang Koyor dan Enting Enting Gepuk, Akhirnya Tercatat Sebagai Produk Asli Salatiga

featured-img

RASIKAFM. COM|SALATIGA – Tumpang Koyor dan Enting-Enting gepuk tercatat sebagai kekayaan intelektual asli Salatiga. Selain itu, kesenian drumblek juga ikut mendapatkan pengakuan dan tercatat di Kemenkumham.

Pj Wali kota Sinoeng Nugroho Rachmadi menuturkan, pihaknya bangga dan memberikan apresiasi atas ditetapkan sebagai dua makanan dan kesenian itu.

“Dan kita mendapatkan tugas dan amanah tindak lanjut mengedukasi ke masyarakat untuk menjaga dua produk kuliner ini,” tutur Sinoeng. Lebih jauh, ia menyatakan bahwa kuliner itu akan menjadisalah satu andalan menyambut tamu, even dan daerah lain.

“Originalitasnya sudah diakui. Akan menjadi jamuan khas Salatiga,” imbuhnya. Ia menambahkan bahwa menu ini juga akan menjadi menu utama saat menerima kunjungan wali kota Korea dalam program sister city.

Diketahui, Enting-Enting Gepuk, Sambal Tumpang Koyor, dan Kesenian Drumblek Salatiga resmi sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Kota Salatiga. Sertifikat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal diterbitkan oleh Kemenkumham RI melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual telah diterima oleh Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga