URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kahath Fest 2023 telah dibuka untuk masyarakat di Kota Semarang dengan lebih dari 40 tenda yang menawarkan berbagai macam makanan dan minuman selama tiga hari dari Jumat hingga Minggu, 28-30 April 2023. Festival kuliner Semarangan ini menggabungkan antara kuliner dan hiburan, dengan pengisi acara seperti Pertelon Koplo, Sinar Fajar Band, Empat Band, lomba cosplay, festival band, komunitas motor custom dan mobil kuno, serta senam aerobik dan line dance.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kahath Fest 2023, Festival Kuliner Semarangan yang Tak Boleh Dilewatkan

Kahath Fest 2023, Festival Kuliner Semarangan yang Tak Boleh Dilewatkan

Kahath Fest 2023, Festival Kuliner Semarangan yang Tak Boleh Dilewatkan

Kahath Fest 2023 telah dibuka untuk masyarakat di Kota Semarang dengan lebih dari 40 tenda yang menawarkan berbagai macam makanan dan minuman selama tiga hari dari Jumat hingga Minggu, 28-30 April 2023. Festival kuliner Semarangan ini menggabungkan antara kuliner dan hiburan, dengan pengisi acara seperti Pertelon Koplo, Sinar Fajar Band, Empat Band, lomba cosplay, festival band, komunitas motor custom dan mobil kuno, serta senam aerobik dan line dance.
Foto:Dok./IST
Kahath Fest 2023 di Jalan Menteri Supeno, Semarang, Jumat 28 Agustus 2023.
featured-img

Semarang – Kahath Fest 2023 mulai dibuka untuk masyarakat di Jalan Menteri Supeno, Kota Semarang, Jumat (28/4/2023). Ajang festival kuliner Semarangan ini akan dilangsungkan selama tiga hari, Jumat-Minggu, 28-30 April 2023. Setidaknya ada 40 tenda yang menjajakan aneka makanan dan minuman.

Acara dibuka Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Agus Wuryanto bersama Ketua Panitia, Hamdani SS, dengan memukul mangkok sebagai simbol tempat makan.

“Pemerintah Kota Semarang sangat mendukung acara Kahath Fest. Ajang ini sebagai langkah dan bukti dari pemberdayaan ekonomi kreatif dari masyarakat. Acara ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Semarang, makanya kami sangat mendukung kegiatan ini,” kata Agus yang mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, saat memberikan sambutan, Jumat (28/4) sore.

Agus mengacungi jempol untuk penamaan tema Kahath Fest. Pasalnya kahath adalah bahasa prokem khas Semarangan. Dalam bahasa prokem Semarang, kahath artinya makan. Konsep acara Kahath Fest adalah menggabungkan antara kuliner dan hiburan. Para pecinta kuliner akan disuguhi berbagai macam tontonan gratis.

“Apalagi pengisi acaranya banyak dari kalangan anak muda. Mereka ini kreatif dan inovatif. Terlebih lagi dengan adanya kegiatan semacam ini akan menumbuh kembangkan ekonomi kreatif dari masyarakat luas. Kami berterima kasih sudah membantu dan mendukung program pemberdayaan UMKM dari Pemerintah Kota Semarang,” ungkapnya.

Ketua Panitia, Hamdani SS mengatakan, Kahath Fest sedianya akan dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Acara ini dibuat untuk warga Kota Semarang dan sekitarnya yang ingin berburu kuliner. Selain itu, Kahath Fest 2023 ini juga dilansungkan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-476 Kota Semarang.

“Bagi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya silakan merapat ke lokasi. Masyarakat bisa kulineran sembari menikmati hiburan musik dari panggung utama,” kata Hamdani.

Sejumlah penghibur sudah siapkan untuk memeriahkan dan meramaikan acara. Di antaranya Pertelon Koplo, Sinar Fajar Band, dan Empat Band. Belum lagi di sepanjang acara akan ada lomba cosplay, festival band memperebutkan hadiah jutaan rupiah dan tropi. Ada juga komunitas motor custom dan mobil kuno. Tak ketinggalan senam aerobik dan line dance.

BACA JUGA :

Festival Bunga Bandungan 2026 akan berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan puncak parade bunga pada 5 Juli. Memasuki penyelenggaraan kelima, panitia menargetkan festival berkembang menjadi agenda nasional guna memperkuat sektor pertanian bunga, pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat melalui kolaborasi berbagai pihak serta rangkaian kegiatan edukatif dan promosi.
Festival Bunga Bandungan 2026 Bidik Level Nasional
Angkringan Godong Lumbu di samping Pos Polisi Taman Kecandran, Kota Salatiga, menjadi pilihan tempat istirahat bagi pengendara yang melintas di Jalan Lingkar Salatiga. Buka setiap hari pukul 16.00–23.00 WIB, angkringan ini menawarkan nasi bakar, ayam gongso, aneka sate, area parkir luas, serta suasana nyaman dengan harga terjangkau untuk berbagai kalangan pengunjung.
Cerdik Baca Peluang di JLS, Kafi Raup Cuan Buka Angkringan Godong Lumbu
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau Gebyar UMKM di rumah dinas wali kota, Sabtu (18/4/2026), untuk mendorong promosi produk lokal. Kegiatan bertema “Bersama PKK, UMKM Menyala” ini menghadirkan kuliner, kriya, dan seni tradisional sebagai upaya memperluas pasar serta memperkuat ekonomi kreatif masyarakat.
Gebyar UMKM Salatiga jadi Magnet Ekonomi dan Hiburan Rakyat
Kuliner sate kronyos menjadi daya tarik khas di Pasar Raya I Salatiga, disajikan oleh Asih Suminem sejak era 1950-an. Hidangan berbahan lemak dan jeroan ini diminati karena cita rasa unik, harga terjangkau, serta pengalaman makan autentik di tengah suasana pasar tradisional.
Sate Kronyos Khas Salatiga, Kuliner yang Bikin Kangen Harga Merakyat
Kuliner BUMBUM Dimsum hadir di Kota Salatiga dengan konsep dimsum sebagai lauk praktis bergizi. Dikelola Chilia, usaha ini berlokasi di Gendongan dan buka setiap hari. Mengutamakan bahan segar dengan dominasi daging ayam, BUMBUM Dimsum menawarkan menu variatif, siap santap dan frozen, untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern.
BUMBUM Dimsum Hadir di Salatiga, Siap Manjakan Pecinta Kuliner asal Tiongkok
Tren olahraga padel hadir di Salatiga melalui Beans Padel yang memadukan permainan padel dan wisata durian Musang King di JLS Salatiga. Konsep ini menarik pengunjung lokal hingga luar kota. Inovasi ini dihadirkan pemilik usaha untuk menawarkan pengalaman olahraga sekaligus kuliner premium dalam satu lokasi dengan tarif sewa lapangan dan harga durian tertentu.
Tren Baru Olahraga di Salatiga, Main Padel Sambil Makan Durian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar