[audio_player]
[posts_like_dislike]
Voice of Satya Wacana Christian University (SWCU) berhasil meraih Medali Emas peringkat 4 di ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Mahasiswa Tingkat Nasional 2024 yang diselenggarakan oleh Perpusnas Kemendikbud Ristek di Universitas Nusa Cendana, Kupang, baru-baru ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Voice of SWCU Sabet Medali Emas di Pesparawi Nasional 2024

Voice of SWCU Sabet Medali Emas di Pesparawi Nasional 2024

Voice of SWCU Sabet Medali Emas di Pesparawi Nasional 2024

Anggota Tim paduan suara kebanggaan Universitas Kristen Satya Wacana berhasil raih Medali Emas peringkat 4 Foto dok IST
Anggota Tim paduan suara kebanggaan Universitas Kristen Satya Wacana berhasil raih Medali Emas peringkat 4 Foto dok IST

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Perjuangan penuh dedikasi dan ketekunan akhirnya membuahkan hasil bagi Voice of Satya Wacana Christian University (SWCU) di ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Mahasiswa Tingkat Nasional 2024 yang digelar oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) di Universitas Nusa Cendana, Kupang belum lama ini.

Tim paduan suara kebanggaan Universitas Kristen Satya Wacana ini berhasil meraih Medali Emas peringkat 4, sebuah pencapaian yang disambut dengan penuh rasa syukur. Prestasi ini membawa harum nama UKSW di kancah nasional, sekaligus memperkuat reputasi Voice of SWCU sebagai salah satu tim paduan suara terbaik di Indonesia.

Dalam siaran persnya, Manager Voice of SWCU Juanita Theresia Adimurti, bahagia atas capaian ini. Baginya, kemenangan ini adalah buah manis dari proses panjang yang telah dilalui oleh timnya.

“Saya selalu merasa bersyukur dan sukacita apapun hasilnya. Diberi Medali Emas peringkat 4 ini merupakan sebuah anugerah luar biasa dari Tuhan. Ini adalah hadiah yang sangat indah bagi kami, sebagai buah atas jerih payah dan usaha keras yang telah dilakukan oleh seluruh anggota tim,” ungkap Juanita Theresia.

Lebih lanjut, Juanita Theresia mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan tim Voice of SWCU dalam kompetisi ini terletak pada kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan kepada setiap anggota. Kesuksesan Voice of SWCU di ajang ini juga tidak lepas dari peran penting kedua pelatih yaitu Eriyani Tenga Lunga dan Bagus Gangsar Wibisono. Menurut Juanita Theresia, sentuhan tangan dingin kedua pelatih inilah yang terus memoles dan mempertahankan kualitas suara paduan yang dimiliki oleh Voice of SWCU.

Selain itu, Juanita Theresia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen di UKSW yang telah mendukung perjalanan mereka dalam kompetisi ini. “Dukungan universitas sangat luar biasa. Bukan hanya doa dan restu, tetapi juga dukungan moral, spirit, hingga pembiayaan. Dari pimpinan, dosen pengampu mata kuliah dari anggota kami, hingga tendik dan petugas kebersihan, semua memberikan dukungan penuh,” kata Juanita Theresia dengan bangga.

Marcella Anggreani Putri Maria Hutabarat, Ketua Voice of SWCU, yang juga merupakan mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah wujud nyata dari dedikasi dan kerja keras yang telah mereka lakukan.

“Saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas berkat yang luar biasa ini. Kami telah berlatih selama kurang lebih dua bulan, setiap hari, mempersiapkan dua lagu yang akan dibawakan, latihan koreografi, ekspresi wajah, serta membangun kesiapan individu,” ujar Marcella.

Baginya, setiap momen selama kompetisi adalah pengalaman yang berharga dan tidak terlupakan. Dari datang ke Kupang hingga saat kompetisi berlangsung, tim Voice of SWCU tidak menyia-nyiakan waktu untuk terus berlatih. “Kebersamaan yang terjalin di antara anggota tim selama kompetisi ini sangat luar biasa. Itulah yang membuat setiap momen berharga, karena dalam setiap kompetisi, selalu ada pengalaman dan kenangan yang tidak bisa diulang kembali,” tambahnya.

Tak hanya itu, Voice of SWCU juga telah merencanakan berbagai kegiatan di masa mendatang, termasuk kolaborasi dengan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Parahyangan Bandung dalam Konser Natal pada 14 Desember 2024. Selain itu, mereka juga akan mengikuti kompetisi di tingkat nasional dan internasional pada tahun 2025 mendatang.

Kemenangan dan capaian Voice of SWCU ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), seperti SDGs 4 yaitu Pendidikan Berkualitas, dalam mendukung pengembangan bakat dan potensi mahasiswa di luar bidang akademik, dan SDGs 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
Wisuda Periode IV Tahun 2026 UKSW di Salatiga, Kamis (29/10/2026), menghadirkan lebih dari 45 stan UMKM yang menawarkan produk kerajinan, kuliner, bunga, dan merchandise. Kegiatan ini membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar. Sejumlah pedagang mengaku mengalami peningkatan omzet hingga 100 persen dibandingkan hari biasa.
45 Stan ikut Ramaikan Wisuda UKSW, Peluang UMKM Salatiga lebih Terbuka
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan pelibatan 123 perguruan tinggi dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan saat Rakornas Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat di UKSW, Salatiga, Kamis (15/10/2026). Kolaborasi ini mencakup penelitian, pendampingan usaha, penanganan stunting, pendataan rumah tidak layak huni, hingga pengembangan teknologi desalinasi air.
Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Gandeng 12 Perguruan Tinggi
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]