URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pasca operasi pemadaman kebakaran di Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb), Polsek Getasan bekerja sama dengan Koramil Getasan, relawan, dan petugas TNGMb tetap waspada dengan melakukan patroli di bekas lahan terbakar di Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Meskipun operasi pemadaman telah dihentikan, tim masih menemukan sumber api dan berupaya memadamkannya secara manual.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Waduh! Masih Ada Sumber Api di Lahan Bekas Terbakar Gunung Merbabu

Waduh! Masih Ada Sumber Api di Lahan Bekas Terbakar Gunung Merbabu

Waduh! Masih Ada Sumber Api di Lahan Bekas Terbakar Gunung Merbabu

Pasca operasi pemadaman kebakaran di Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb), Polsek Getasan bekerja sama dengan Koramil Getasan, relawan, dan petugas TNGMb tetap waspada dengan melakukan patroli di bekas lahan terbakar di Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Meskipun operasi pemadaman telah dihentikan, tim masih menemukan sumber api dan berupaya memadamkannya secara manual.
Foto: dok. Humas Polres Semarang
Petugas masih menemukan bara api di bekas lahan terbakar TNGMb, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan saat melakukan patroli, Jumat (3/11/2023).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Meskipun operasi pemadaman dan evakuasi warga terdampak kebakaran Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) telah dihentikan, Polsek Getasan bersama Koramil Getasan, relawan dan petugas TNGMb tetap melaksanakan patroli di bekas lahan terbakar wilayah Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jumat (3/11/2023).

Dalam kegiatan patroli ini, tim gabungan masih menemukan sumber api yang masih muncul dari akar pohon pinus maupun akar semak belukar. Mengetahui hal itu, tim segera bergerak memadamkan sumber api secara manual dengan alat seadanya.

[custom-related-posts title=”Kabar Terkait :”  order=”ASC”]

Di lokasi kejadian, Kapolsek Getasan Iptu Ari Parwanto SH, MH., menuturkan bahwa pihaknya bersama Koramil Getasan, Relawan Kec. Getasan dan Pihak TNGM melakukan patroli bergerak dari balaidesa Tajuk.

“Kami lakukan pemadaman mengingat angin di sekitar lokasi masih cukup kencang, sehingga dimungkinkan dapat memicu kebakaran kembali,” ujar Kapolsek Getasan Iptu Ari Parwanto, Jumat (3/11/2023).

Ari menambahkan, selain di Desa Tajuk, pihaknya juga berkoordinasi dengan relawan dari Batur Reaksi Cepat (BRC) agar senantiasa mendapatkan informasi perkembangan situasi di Desa Batur.

“Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Batur juga melakukan patroli sterilisasi wilayah bekas kebakaran hutan tempo hari lalu,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved