KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Apresiasi Pembersihan Bantaran Sungai BKT Bersama BBWS Pemali Juwana

Wali Kota Semarang Apresiasi Pembersihan Bantaran Sungai BKT Bersama BBWS Pemali Juwana

Wali Kota Semarang Apresiasi Pembersihan Bantaran Sungai BKT Bersama BBWS Pemali Juwana

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Pesawat tanpa awak (drone) milik Diskominfo Kabupaten Semarang tersangkut di sebuah pohon di kawasan Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Jumat (6/10/2023). Kejadian bermula saat salah seorang staf Diskominfo menerbangkan drone untuk merekam kegiatan launching Universal Health Coverage (UHC). Entah bagaimana ceritanya, drone itu menabrak pohon besar yang menjulang di tepi sebelah barat lapangan. Sontak suara keras tabrakan antara drone dan ranting pohon menarik perhatian warga yang berada di sekitarnya. Tak berapa lama, empat personel Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang yang telah dihubungi datang ke lokasi. Setelah melihat situasi dan letak drone yang tersangkut, sejurus kemudian seorang personel memanjat pohon dengan peralatan keamanan lengkap. Dalam hitungan menit, drone dapat diturunkan. Kondisi alat perekam video itu lumayan parah. Satu baling-baling patah total dan perlu perbaikan. (win/Diskominfo Kab. Semarang)
Pesawat tanpa awak (drone) milik Diskominfo Kabupaten Semarang tersangkut di sebuah pohon di kawasan Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Jumat (6/10/2023).

Semarang – Pada Kamis (27/7/2023) pagi, dilakukan pembersihan bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) secara gotong royong antara jajaran Pemerintah Kota Semarang dan Badan Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan BKT, meliputi area dari Jembatan Brigjend Sudiarto hingga depan Kantor Kecamatan Semarang Timur pada tahap I, serta tahap II yang melanjutkan hingga Jembatan Kartini.

“Apresiasi kepada teman-teman kecamatan Semarang Timur, Gayamsari, BBWS Pemali Juana, OPD Kota Semarang, akademisi serta komunitas peduli sungai yang telah melakukan pembersihan Banjir Kanal Timur,” kata Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Dengan pembersihan ini, lanjut Mbak Ita sapaan akrabnya, akan menjadikan kawasan BKT bersih dan gilar-gilar.

Lebih lanjut, dirinya juga meminta Camat Semarang Selatan untuk melakukan pembersihan di wilayahnya seperti daerah Peterongan. Rumah-rumah yang ada di bantaran sungai memiliki tanggung jawab dan diminta ikut membersihkan area belakang dan seberang rumahnya.

Kawasan BKT yang indah dan cantik, diminta untuk terus dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan oleh masyarakat seperti kegiatan olahraga maupun rekreasi. Pembersihan dan pengerukan juga berfungsi sebagai pengendalian dini banjir. “Mumpung masih kemarau, sedimennya terlihat, jadi bisa dikeruk dan harapannya saat musim hujan, debit air dari hulu bisa terkendali,” ucap Mbak Ita.

Tak hanya kawasan BKT, Mbak Ita juga telah meminta Camat di wilayah Banjir Kanal Barat untuk membersihkan kawasan sungai sehingga terus terawat dan dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat. Terkait aspirasi warga yang menginginkan pelaksanaan pasar apung, pihaknya masih akan melakukan kajian menyeluruh khususnya terkait keselamatan masyarakat.

Diakui Mbak Ita, karakter sungai Banjir Kanal Barat ini beda dengan sungai di Martapura. “Sungai BKB ini hulunya di wilayah Kabupaten Semarang dan ini muaranya, sehingga akan dikoordinasikan dengan pihak BBWS untuk keselamatan masyarakat yang memanfaatkan BKB. Mengingat kejadian air bah pernah beberapa kali terjadi dan menewaskan mahasiswa susur sungai,” jelas Mbak Ita.

Namun, untuk kegiatan di kawasan pinggir dapat dilakukan dengan ijin BBWS Pemali Juwana. Pemkot, lanjut Mbak Ita, sangat concern dan mendukung berbagai event kegiatan yang berfokus pada kegiatan masyarakat seperti rekreasi, wisata maupun pemberdayaan ekonomi.

Sementara itu, Kusnandir, Camat Semarang Timur menyebutkan, bahwa pembersihan BKT bersama BBWS Pemali Juwana akan dilakukan dalam 2 tahapan. Untuk tahap pertama ini, penanaman ratusan pohon buah mangga, alpukat dan jeruk yang telah dilakukan dan akan diteruskan pada tahap 2, pertengahan Agustus mendatang. Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian road show World Water Forum yang ke-10.

“Penyiraman pohon akan dilakukan oleh BBWS untuk selanjutnya dapat dilakukan bersama seluruh stakeholder. Kami berharap BBWS selanjutnya juga akan melanjutkan pengerukan sedimen dan pemotongan rumput BKT hingga jembatan Kaligawe. Ke depan, masyarakat kami harapkan supaya dapat menjaga kebersihan kawasan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tutup Kusnandir.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
[pekok2]