KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Warga Banyumanik Ditemukan Meninggal Gantung Diri Didalam Kamar

Warga Banyumanik Ditemukan Meninggal Gantung Diri Didalam Kamar

Warga Banyumanik Ditemukan Meninggal Gantung Diri Didalam Kamar

Illustrasi

RASIKAFM – Seorang Ibu-Ibu ditemukan meninggal dunia gantung diri di dalam kamar rumahnya di Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik pada Kamis (15/7/2021) sekira pukul 08.30 WIB.

Informasi yang diperoleh, korban berinisal WH umur sekira 48 tahun diketahui pertama kali menggantung oleh suaminya berinisal S.

Korban ditemukan menggantung menggunakan sabuk karate milik anaknya di dalam almari baju setinggi kurang lebih 2 meter.

“Suaminya habis beri makan ayam, terus mandi mau ganti baju. Pas mau masuk kamar, diketuk kok ndak dibuka pintuya, terus di dobrak sudah dalam keadaan kaya gitu (menggantung),” kata Tejo salah satu kerabat korban kepada RASIKAFM dilokasi.

Dia mengatakan, kejadian tersebut saat dirinya sedang dalam posisi bekerja. Setelah mengetahui hal itu, ia pun langsung bergegas menuju rumah duka untuk proses pemakaman.

“Siang Ini mau di makamkan di Pemakaman Pundensari sekitaran sini,” tuturnya.

Pihak Polsek Banyumanik dan Puskesmas setempat juga sudah terjun untuk melakukan pemeriksaan kepada jasad korban.

Saat pemeriksaan, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, belum diketahui penyebab korban melakukan hal tersebut.

Sementara itu, ketua RT setempat, Widodo mengatakan, Ibu dua anak itu juga sudah 14 hari menjalani isolasi mandiri dan sudah dinyatakan negatif terpapar Covid-19.

Ia pun juga tak mengetahui alasan apa yang membuat korban melakukan hal tersebut. Dia juga mengungkapkan, kondisi ekonomi keluarga korban juga sedang dalam kondisi baik-baik saja.

Apalagi saat menjalani isoman, korban juga tak mendapatkan perlakuan yang tak mengenakan terhadap tetangga korban.

“Sebenarnya nggak ada masalah. Ekonomi keluarga juga dilihat baik-baik saja, anak-anaknya juga sudah pada bekerja,” ujarnya.

“Karena korban negatif Covid proses pemakaman seperti biasa tak menggunakan APD (alat pelindung diri) khusus. Jenazah korban juga diserahkan kepada pihak keluarga dan keluarga menerima hal ini sebagai musibah,” pungkasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]