SEMARANG — Kabar baik bagi masyarakat Jawa Tengah. Kini, siapa pun yang membutuhkan pendampingan psikologis tak perlu lagi khawatir soal biaya maupun rasa malu untuk berkonsultasi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis), sebuah layanan konsultasi psikologi secara daring yang dapat diakses masyarakat tanpa dipungut biaya.
Program ini diharapkan menjadi solusi awal untuk mendeteksi berbagai persoalan kesehatan mental sejak dini, sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan profesional tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Layanan Logis dapat diakses melalui aplikasi JNN Ext 2 setiap Senin hingga Kamis pukul 11.00–13.00 WIB dan Jumat pukul 10.00–12.00 WIB. Konsultasi dilayani oleh psikolog profesional dari delapan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan kehadiran Logis merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan mental bagi seluruh masyarakat.
“Ini adalah bentuk layanan online konsultasi psikolog gratis yang bisa diakses oleh masyarakat semuanya,” ujar Luthfi saat peluncuran Logis di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, layanan tersebut menjadi langkah jemput bola agar persoalan kesehatan mental tidak terlambat ditangani. Selama ini, banyak kasus baru mendapat perhatian setelah berkembang menjadi persoalan serius dan mencuat ke publik.
Selain melibatkan psikolog profesional, pelaksanaan Logis juga menggandeng Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan untuk menjangkau anak-anak serta pelajar yang mengalami berbagai persoalan psikologis, mulai dari stres, tekanan emosional, hingga perundungan (bullying).
“Melalui layanan psikolog gratis ini diharapkan masyarakat yang berkonsultasi juga merasa terlindungi dalam menyampaikan permasalahan yang dihadapi,” kata Luthfi.
Ia juga meminta agar layanan tersebut disosialisasikan secara luas ke sekolah-sekolah, termasuk melalui kampanye pencegahan perundungan atau zero bullying, sehingga semakin banyak anak yang berani mencari bantuan ketika menghadapi tekanan psikologis.
Data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menunjukkan, hingga Triwulan I 2026 sebanyak 2,13 juta penduduk dewasa telah mengikuti skrining kesehatan jiwa melalui Program Cek Kesehatan Gratis. Sementara itu, sekitar 14.600 orang dengan gangguan jiwa masih menjalani penanganan di puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Zulfachmi Wahab, mengatakan Logis menjadi program unggulan baru Pemprov Jateng di bidang kesehatan setelah program Dokter Spesialis Keliling (Spelling).
Menurutnya, layanan tersebut hadir untuk mengatasi berbagai kendala yang selama ini membuat masyarakat enggan mencari pertolongan, seperti keterbatasan jarak, waktu, hingga stigma terhadap layanan kesehatan mental.
“Hadirnya layanan ini untuk menjawab kendala jarak, waktu, dan rasa malu atau stigma. Layanan dilakukan secara privat seperti konsultasi psikologi. Kalau terindikasi medis, kami melakukan kunjungan rumah,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Ahmad Luthfi juga menyerahkan satu unit ambulans kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)
Kabupaten Kendal. Ambulans tersebut diharapkan dapat mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.
Ketua DPC HNSI Kabupaten Kendal, Triyono, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Selama ini nelayan di Kendal belum memiliki ambulans sendiri sehingga setiap keadaan darurat harus menunggu koordinasi dengan rumah sakit.
“Dengan adanya ambulans ini, kami berharap bisa mengurangi beban nelayan. Kalau nanti ada yang sakit atau meninggal, setidaknya bisa terbantu,” katanya.
Versi ini dibuat lebih mengalir, lebih kuat di bagian pembuka (lead), mengurangi pengulangan, serta menempatkan manfaat layanan bagi masyarakat sebagai fokus utama sehingga lebih menarik untuk pembaca media daring.









