RASIKAFM.COM | SALATIGA – Belajar dan mengasah soft skill tidak selalu didapat di dalam kelas. Ini yang dirasakan oleh dua puluh dua mahasiswa asing dari India, Timor Leste, Ghana, dan Bangladesh yang menempuh pendidikan di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).
Melalui kegiatan Field Trip yang diselenggarakan oleh Direktorat Kerja Sama (DIKER) UKSW, mahasiswa asing diajak terjun langsung ke lapangan untuk belajar kewirausahaan dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) olahan singkong yakni Argotelo yang berlokasi di Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga. Para mahasiswa asing tersebut berkesempatan menyaksikan dan mempraktikkan proses mengolah singkong di Argotelo, mulai dari pengupasan, penggorengan, hingga pengemasan.
Acara semakin seru saat mahasiswa asing praktik langsung menanam hingga panen singkong di lahan dengan penuh semangat. Suara tawa dan sorak kegembiraan terdengar ketika mereka menari tarian panen “Telo” Bersama, yang berpadu dengan tarian daerah Nusantara. Tidak hanya belajar membangun usaha, mereka juga juga diajak untuk mengenal lebih dekat Kota Salatiga melalui kegiatan Jeep Trip yang memberikan pengalaman eksplorasi sekaligus petualangan.
Maryanah, S.Pd., selaku Staf DIKER sekaligus koordinator acara field trip menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mengasah soft skill dan memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa asing di UKSW untuk lebih mengenal wisata Kota Salatiga. Menurutnya, pembelajaran langsung di lapangan memberikan pemahaman yang lebih konkret bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia.
“Kegiatan field trip merupakan program rutin DIKER yang diselenggarakan setiap semester ganjil dan genap. Field trip kali ini mengajarkan kepada mahasiswa asing bahwa memulai usaha tidak selalu harus dalam skala besar, melainkan bisa dimulai dari langkah kecil yang ditekuni secara konsisten,” katanya.
Maryanah berharap setelah mengikuti field trip ini, mahasiswa mendapatkan pengetahuan atau ide bisnis yang dapat mereka terapkan ketika mereka lulus dari UKSW sekaligus momen untuk belajar budaya Indonesia.
Kunjungan mahasiswa asing UKSW mendapatkan tanggapan positif dari pihak Argotelo. “Senang sekali mendapatkan kunjungan dari mahasiswa UKSW. Mereka sangat antusias sehingga membuat kami menjadi lebih semangat untuk mendampingi,” imbuh Ummi crew pemandu dari Argotelo.
Sementara itu bagi mahasiswa asing, pengalaman ini bukan sekadar kunjungan lapangan tetapi juga perjalanan belajar yang memberikan kesan membekas. Salah satunya, Amimul Ehsan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan yang berasal dari Bangladesh mengaku bahagia karena melalui field trip ini memberikan pengalaman baru baginya.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman tak terlupakan, ini pertama kali saya mengenal tanaman singkong dan olahannya karena di Bangladesh tidak ada singkong,” ujarnya.
Cristina Borges de Sousa mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) juga mengaku bahagia karena ini pertama kali dalam hidupnya mengikuti field trip yang memberikan edukasi tentang kewirausahaan khususnya untuk tanaman singkong. “Saya belajar banyak hal, mulai dari praktik menanam hingga pengolahan singkong. It’s amazing and memorable,” kata mahasiswa asal Timor Leste ini.