[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Juli 21, 2023

Pansus Penyertaan Modal Minta Pj Lebih Prioritaskan PDAM Salatiga, Apa Alasanya?
Pansus 2 DPRD Kota Salatiga menolak usulan penyertaan modal daerah untuk Bank Jateng, menyatakan bahwa alokasi dana sebaiknya diperuntukkan bagi Perusahaan Daerah (Perusda) di Salatiga, khususnya PDAM....
Direktur-Reserse-Kriminal-Khusus-Polda-Jawa-Tengah-Kombes-Pol-Dwi-Subagio
Direktorat Reskrimsus Polda Jateng Ungkap Kasus Penjualan Gawai Ilegal
Direktorat Reskrimsus Polda Jawa Tengah berhasil membongkar praktik penjualan gawai ilegal di wilayah Kota Semarang dan Kabupaten Demak, yang telah merugikan negara hingga mencapai Rp2 miliar. Dalam operasi...
Pemprov Jateng Perbaiki Jalan Rusak Akibat Longsor di Sirampog Brebes, Warga Kembali Bisa Melintas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil menyelesaikan perbaikan jalan rusak akibat tanah longsor di Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Dengan rehabilitasi jalan provinsi yang selesai,...
Atasi Banjir Musim Hujan di Semarang Indah, Pemkot Semarang Proaktif Keruk Sedimentasi Sungai
Pemkot Semarang mengambil langkah strategis dengan melakukan pengerukan sedimentasi di Sungai Banjirkanal Barat, khususnya di wilayah Semarang Indah, guna menghadapi tantangan banjir musim hujan. Dengan...

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting