Mungkin banyak pengguna jalan tol yang belum mengetahui bahwa permukaan jalan tol tidak hanya diperiksa dari kondisi mulus atau tidaknya. Ada satu pengujian penting yang dilakukan secara berkala, yaitu uji kekesatan jalan atau Skid Resistance Test.
Uji kekesatan merupakan pengukuran tingkat daya cengkeram antara ban kendaraan dengan permukaan jalan. Semakin baik tingkat kekesatan, semakin optimal ban mencengkeram aspal, terutama saat hujan. Kondisi ini sangat penting untuk mengurangi risiko kendaraan tergelincir, memperpendek jarak pengereman, serta menjaga stabilitas kendaraan saat melaju dengan kecepatan tinggi.
Pengujian dilakukan menggunakan peralatan khusus yang mampu mengukur tingkat kekesatan permukaan jalan secara akurat. Dari hasil pengujian tersebut, pengelola jalan tol dapat mengetahui titik-titik yang mulai mengalami penurunan daya cengkeram sehingga dapat segera dilakukan pemeliharaan sebelum berdampak pada keselamatan pengguna jalan.

Pengujian inilah yang baru saja dilakukan PT Jasamarga Semarang Batang di Ruas Tol Semarang–Batang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol.
Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, mengatakan pengujian kekesatan merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi perkerasan jalan tetap sesuai standar. Hasil pengujian juga menjadi acuan dalam menentukan program pemeliharaan yang tepat agar kualitas jalan tol tetap terjaga.
Selain uji kekesatan, PT Jasamarga Semarang Batang juga rutin melakukan inspeksi terhadap kondisi perkerasan jalan, jembatan, drainase, perlengkapan jalan, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya. Seluruh upaya tersebut dilakukan agar perjalanan di Jalan Tol Semarang–Batang tetap aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan.









