KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sering Linglung Usai Kecelakaan, Warga Bringin Dilaporkan Hilang

Sering Linglung Usai Kecelakaan, Warga Bringin Dilaporkan Hilang

Sering Linglung Usai Kecelakaan, Warga Bringin Dilaporkan Hilang

Tim gabungan melaksanakan apel sebelum melanjutkan operasi pencarian orang hilang di Desa Wonokerto, Bancak, Jumat (21/11/2025). Foto: Relawan SAR Buser/ IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Seorang pria asal Dusun Bawang, Desa Truko, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Muhammad Safii (49), dilaporkan hilang sejak Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Safii diketahui meninggalkan rumah kakak iparnya di Dusun Jumbleng, Desa Wonokerto, Kecamatan Bancak, tanpa memberi kabar kepada siapa pun. Padahal, sekitar satu jam sebelumnya, ia baru saja diantar oleh anaknya ke lokasi tersebut.

Kapolsek Bringin, AKP Sudaryono, membenarkan adanya laporan hilangnya Safii. Menurut Sudaryono, kondisi Safii memang tidak stabil setelah mengalami kecelakaan di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) pada Senin (17/11/2025).

“Sejak kejadian itu, yang bersangkutan sering linglung dan cenderung takut ketika bertemu orang asing,” jelasnya, Jumat (21/11/2205).

Upaya pencarian, kata Sudaryono, terkendala minimnya saksi serta fakta bahwa Safii tak membawa alat komunikasi saat pergi.

“Tim gabungan masih melakukan penyisiran di beberapa titik,” tambahnya.

Sementara Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Semarang, Prapto Nugroho, menyebut pencarian awal difokuskan pada kawasan hutan di sekitar Desa Wonokerto.

“Sudah dilakukan asesmen terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi titik pergerakan survivor,” katanya.

Informasi terakhir menyebut Safii terlihat di sekitar tanggul irigasi, berjarak sekitar satu kilometer dari rumah kakak iparnya.

“Dari informasi itu, kami memetakan sejumlah titik pencarian dengan karakteristik berbeda. Jika hari ini belum ditemukan, besok personel akan kami tambah,” ujar Prapto.

Sejumlah wilayah yang disisir meliputi Kedung Bagan—sungai dengan bongkahan batu besar; Tapan—area perbukitan dan perkebunan berbatu; serta Ploso Gedhe—perkebunan curam dan jurang. Selain itu, tim juga menjelajah Kedung Jumbleng yang merupakan mata air berkedalaman sekitar dua meter, Kali Ringin dengan pepohonan rapat, Legok yang berupa hutan lebat, serta wilayah Dudukan dan Embung Wonokerto.

Sementara pada operasi pencarian kedua, Jumat (21/11/2025) tim gabungan dibagi menjadi 9 Search and Rescue Unit (SRU). Survivor belum berhasil ditemukan hingga berita ini dimuat. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]