URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Patung Bung Karno di Polder Tawang Semarang Diresmikan

Patung Bung Karno di Polder Tawang Semarang Diresmikan

Patung Bung Karno di Polder Tawang Semarang Diresmikan

featured-img

SEMARANG – Patung Presiden pertama Republik Indonesia Ir Soekarno atau Bung Karno sedang berdiri gagah dengan tangan kanan menunjuk ke atas, dan tangan kiri memegang tongkat komando di Polder Stasiun Tawang, Kota Semarang pada Rabu (29/9/2021) diresmikan oleh Megawati Soekarnoputri.

Lokasi tersebut tepatnya berada di sebelah selatan Stasiun Tawang, atau di sebelah utara dari kawasan wisata Kota Lama.

Patung Proklamator RI ini juga dibuat oleh Ketut Winata dengan setinggi sekitar 18, 5 meter.

Dalam peresmian, turut hadir Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu, Ketua DPRD Kota Semarang, Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman, Executive Vice President (EVP) PT KAI Daop 4 Semarang, Wisnu Pramudyo.

Tidak hanya itu saja, putri sulung Presiden Pertama RI Soekarno Megawati Soekarnoputri dan Komisaris Utama PT KAI Prof Dr KH Said Aqil Siradj.

Mereka ikut hadir memberikan sambutan melalui daring dalam peresmian patung Bung Karno di Polder Tawang, Kota Semarang.

Dalam acara itu, Megawati Soekarnoputri bersama keluarganya langsung meresmikan patung Bung Karno yang ada di Polder Tawang, Kota Semarang.

Komisaris Utama PT KAI Prof Dr KH Said Aqil Siradj menyampaikan bahwa patung ini menunjukkan sosok Presiden Indonesia pertama yang memiliki jiwa semangat dan berwibawa menjadi pemimpin yang gagah dan anggun. Hal itu sesuai dengan patung Bung Karno yang ada di Polder Tawang, Kota Semarang.

“Tangan kanan menunjuk ke atas dan tangan kiri memegang tongkat komando, yang menggambarkan bahwa Bung Karno sebagai pemimpin bangsa memiliki tujuan untuk menggapai cita-cita dalam kemajuan bangsa, ” paparnya melalui sambutan, Rabu (29/9/2021).

Bagi Aqil, berdirinya patung tersebut tidak terlupakan pesan dari pendahulu PT KAI, seperti Edi Sukmoro yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT KAI periode 2014-2020. Selain itu, ia juga tak lupa Pemerintah Kota Semarang yang selalu memberikan dukungan terhadap kemajuan PT KAI maupun wilayahnya.

“Patung Bung Karno ini, Insyallah dapat memberikan dampak positif serta memberikan nilai tambah dan barokah atau kontribusi positif bagi pembangunan kota lama pariwisata, Kota Semarang. Kedua patung ini juga bisa menambah ikon dari Kota Semarang, ” ujarnya.

Pihaknya juga akan selalu berkomitmen dan mendukung untuk Indonesia lebih maju melalui terobosan PT KAI.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Lanjut »

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang memberlakukan pembebasan denda keterlambatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tunggakan tahun pajak 2013–2024 mulai 1 Juli hingga 30 September 2026. Kebijakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang tersebut bertujuan mempercepat penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga wajib pajak cukup melunasi pokok pajak tanpa dikenai bunga maupun denda keterlambatan.
Pemkab Semarang Bebaskan Denda Tunggakan PBB-P2 hingga 30 September, Cukup Bayar Pokok Pajak
Festival Bunga Bandungan 2026 akan berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan puncak parade bunga pada 5 Juli. Memasuki penyelenggaraan kelima, panitia menargetkan festival berkembang menjadi agenda nasional guna memperkuat sektor pertanian bunga, pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat melalui kolaborasi berbagai pihak serta rangkaian kegiatan edukatif dan promosi.
Festival Bunga Bandungan 2026 Bidik Level Nasional
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundi Gebyar Hadiah Samsat 2026 periode I di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (26/6), sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Pengundian yang dipimpin Sekda Jawa Tengah, Sumarno, membagikan hadiah senilai Rp385,5 juta dan emas 22,5 gram guna mendorong kepatuhan masyarakat serta mendukung digitalisasi pembayaran pajak melalui QRIS Bank Jateng.
Pemprov Jateng Tebar Hadiah Rp385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram untuk Wajib Pajak Kendaraan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut