URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mempersiapkan pembentukan Forum Komunikasi Pelanggan (FKP), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) ‘Tirta Bening’ Kabupaten Pati melaksanakan kunjungan silaturahmi ke FKP PDAM ‘Tirta Bumi Serasi’ Kabupaten Semarang pada Rabu (27/10/2021)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Akan Membentuk FKP ,PDAM Kab Pati Ngangsu Kawruh ke FKP PDAM Kab Semarang

Akan Membentuk FKP ,PDAM Kab Pati Ngangsu Kawruh ke FKP PDAM Kab Semarang

Akan Membentuk FKP ,PDAM Kab Pati Ngangsu Kawruh ke FKP PDAM Kab Semarang

featured-img

Mempersiapkan pembentukan Forum Komunikasi Pelanggan (FKP), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) ‘Tirta Bening’ Kabupaten Pati melaksanakan kunjungan silaturahmi ke FKP PDAM ‘Tirta Bumi Serasi’ Kabupaten Semarang pada Rabu (27/10/2021), dalam acara tersebut intinya untuk ‘ngangsu kawruh’ dengan FKP PDAM Kabupaten Semarang.

Rombongan PDAM Kabupaten Pati dipimpin oleh Suyoto (Bagian Hubungan Pelanggan) dan didampingi Kuswanto (Bagian Umum), Setyo Hadi (Kepala PDAM Cabang III), Waryadi (Kepala PDAM Cabang II), dan Gunadi (Bagian IT). Di PDAM Kabupaten Semarang ini diterima Eko Sudiyarto (Kabag Pelayanan Pelanggan) dan Retno Kusrini (Bagian Humas). Lalu, BW Heru Santoso (Sekretaris FKP PDAM Kab Semarang), Veronica Atik (Bendahara FKP), Abdul Muiz (Korcab Ungaran), Yoga Sunanto (Korcab Salatiga/Tengaran), dan Tasripin (Wakil Korcab Ambarawa). Selanjutnya, mereka melaksanakan pertemuan yang intinya persiapan pembentukan FKP di Ruang Rapat Lantai III PDAM Kabupaten Semarang.

“Intinya, kami dari PDAM ‘Tirta Bening’ Kabupaten Pati ini datang ke PDAM Kabupaten Semarang untuk ‘ngangsu kawruh’ atau belajar terkait dengan pembentukan Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) PDAM. Pasalnya, kami mengetahui jika FKP PDAM Kabupaten Semarang ini telah berhasil bersinergi dengan PDAM khususnya dalam pelayanan kepada pelanggan PDAM.

Selain itu, PDAM Kabupaten Semarang yang jumlah pelanggannya lebih banyak dari PDAM Kabupaten Pati namun berhasil membentuk FKP. Untuk itu, PDAM Kabupaten Pati dengan jumlah pelanggan sebanyak 36.000 pelanggan ingin juga membentuk FKP PDAM. Ini dasar utama kami melakukan kunjungan silaturahmi,” jelas Suyoto dalam kata perkenalannya.

Sementara itu, Kabag Pelayanan Pelanggan PDAM Kabupaten Semarang Eko Sudiyarto mewakili Dirut PDAM Guswakhid Hidayat mengatakan, bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas kunjungan silaturahmi yang dilakukan PDAM Kabupaten Pati ini dalam rangka ‘ngangsu kawruh’ pembentukan FKP PDAM.

“Kunjungan silaturahmi ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi FKP PDAM Kabupaten Semarang. Karena, setelah FKP PDAM ini terbentuk banyak dari PDAM lain yang ingin menimba ilmu terkait pembentukan FKP. FKP Kabupaten Semarang ini, dalam langkahnya dibekali SK Kepengurusan dan masa periode kepengurusan selama tiga tahun, yaitu periode 2021 – 2024,” kata Eko Sudiyarto, dalam kata sambutan penerimaan.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Lanjut »

BACA JUGA :

Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"