URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
“Eternals”, film ke-25 dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) yang memperkenalkan 10 pahlawan super baru yang belum pernah terungkap sebelumnya, akan tayang pada 10 November 2021 di Indonesia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Film “Eternals” Tayang di Indonesia 10 November

Film “Eternals” Tayang di Indonesia 10 November

Film “Eternals” Tayang di Indonesia 10 November

featured-img

“Eternals”, film ke-25 dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) yang memperkenalkan 10 pahlawan super baru yang belum pernah terungkap sebelumnya, akan tayang pada 10 November 2021 di Indonesia.

“Eternals” menghadirkan kisah tentang sekelompok pahlawan dari luar angkasa yang telah melindungi Bumi sejak awal peradaban manusia. Ketika Deviants, makhluk jahat yang telah lama hilang, secara misterius kembali mengancam, para Eternals harus bersatu kembali guna menyelamatkan umat manusia.

Marvel Studios’ “Eternals” mengambil inspirasi dari buku komik Marvel “Eternals” karya Jack Kirby, yang pertama kali diterbitkan pada 1976. Kisah “Eternals” akan membawa para penggemar menjelajahi periode waktu yang belum pernah diangkat sebelumnya. Film ini juga memperkenalkan beragam karakter dengan latar belakang yang begitu kaya.

Eternals merupakan ras alien abadi dari planet Olympia yang datang ke Bumi ribuan tahun lalu untuk melindungi umat manusia dari alien predator yang dikenal sebagai Deviants. Setelah bertahun-tahun bebas dari ancaman Deviants, para Eternals akhirnya harus mendengar berita tentang kembalinya makhluk tersebut dari Celestials, sosok pencipta yang sebelumnya muncul di film “Guardians of the Galaxy”.

Eternals merupakan sebuah kelompok yang kuat–kombinasi yang sempurna antara para pemikir dan pejuang. Mereka berbagi energi kosmik yang sama, namun bermanifestasi menjadi kekuatan yang berbeda-beda bagi setiap individu. Ketika menghadapi sebuah ancaman, kekuatan mereka saling melengkapi satu sama lain. Akan tetapi, di luar itu, mereka terlihat seperti sebuah keluarga biasa yang saling mendukung satu sama lain, namun tetap memiliki perselisihan.

Seperti dilansir Antara, cerita dalam film ini juga mengangkat dua periode waktu yang berbeda. Periode pertama berlatar di masa lampau, ketika para Eternals bekerja sama sebagai tim yang tangguh dan menjadi sebuah keluarga.

Jajaran pahlawan “Eternals” merupakan yang terbesar dalam sepanjang sejarah MCU hingga saat ini. Mereka terdiri dari sederet bintang dari berbagai negara dengan karakteristik yang beragam.

Produser Nate Moore menjelaskan lebih detail, dikutip dari keterangan resmi, Minggu, “Yang menarik tentang ‘Eternals’, bahkan dari sisi naratif adalah, Celestials yang menciptakan Eternals sendiri, ingin merekrut sekelompok orang yang dapat berbaur di Bumi. Dan seperti yang kita ketahui, manusia di Bumi terdiri dari berbagai macam masyarakat, dimana terdapat orang-orang yang terlihat berbeda dan datang dari segala usia. Aspek inilah yang memungkinkan kami untuk membangun karakter dengan pemeran berbakat yang juga beragam.”

Sutradara “Eternals”, Chloé Zhao menambahkan, “Kami memiliki para aktor yang sangat berbakat, unik, dan beragam. Perjalanan dan transformasi dari karakter-karakter yang digambarkan melalui film ini, mewakili banyak aspek berbeda dari sifat manusia dan dualitas yang rumit dalam diri kita semua.”

“Eternals” diperankan oleh Gemma Chan, Richard Madden, Kumail Nanjiani, Lia McHugh, Brian Tyree Henry, Lauren Ridloff, Barry Keoghan, Don Lee, Kit Harington, Salma Hayek, dan Angelina Jolie. Disutradarai oleh Chloé Zhao bersama Kevin Feige dan Nate Moore sebagai produser serta Victoria Alonso dan Kevin de la Noy sebagai produser eksekutif. “Eternals” dibuat berdasarkan cerita karya Ryan Firpo & Matthew K. Firpo, dengan naskah yang dibuat oleh Chloé Zhao dan Patrick Burleigh.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi