URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hujan deras yang mengguyur menjadi salah satu faktor terjadinya banjir di sejumlah jalan daerah Kota Semarang Rabu (10/11/2021).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jalan MT Haryono Banjir, Beberapa Pengendara Motor Mogok

Jalan MT Haryono Banjir, Beberapa Pengendara Motor Mogok

Jalan MT Haryono Banjir, Beberapa Pengendara Motor Mogok

featured-img

SEMARANG – Hujan deras yang mengguyur menjadi salah satu faktor terjadinya banjir di sejumlah jalan daerah Kota Semarang Rabu (10/11/2021).

Seperti halnya di Jalan MT Haryono atau lebih tepatnya di dekat bunderan bubakan terjadi banjir yang mengakibatkan sejumlah kendaraan roda dua mengalami mogok.

Pengguna jalan, Caca (22) adalah salah satu pengendara motor yang terjebak banjir bahkan roda dua yang ia tumpangi mengalami mogok akibat banjir. Warga Anjasmoro, Kecamatan Semarang Barat itu rupanya tak menyangka bahwa jalan yang ia lalui itu banjir.

“Saya kerja di daerah Dr.Cipto mau pulang ke Anjasmoro biasanya lewatnya Simpang Lima atau jalan Kota. Terus mau nyoba lewat sini taunya banjir. Jujur aja pulang kerja kan capek makanya lewat sini biar cepet,” ujarnya saat ditemui RASIKAFM dilokasi.

Ia menambahkan, dirinya memberanikan lewat jalan tersebut lantaran saat perjalanan kedalam banjir belum terlalu tinggi. Namun, lama kelamaan sampai di dekat bundaran Bubakan, kedalaman banjir kian meninggi.

“Awalnya berani leway sini karena banjir belom terlalu dalam. Terus makin kesini (menuju arah Bubakan) kok makin dalam akhirnya mogok,” tuturnya.

Ia menyebut ada beberapa motor yang mengalami nasib sama seperti dirinta saat melewati jalan tersebut. Disisi lain, dirinya berharap agar pemerintah lebih memperhatikan dalam masalah banjir.

“Ada 10 motor tadi (yang mogok). Pemerintah atau pihak terkait lebih memperhatikan dengan bikin selokan diperlebar atau gorong-gorongnya dibersihkan biar gak menimbulkan banjir kan kasian jika mogok kalo cowok ya lumayan tapi kalo pas cewe yang kena mogok kan repot,” ucapnya.

Sementara itu, Imam warga sekitar menerangkan, hujan deras mulai mulai pukul 13.30 WIB hingga sekitar pukul 16.00 WIB. Akibatnya, jalan MT Haryono tergenang air setinggi kurang dari lutut orang dewasa yang berakibat beberapa pengguna motor mogok.

Ia tak tahu pasti penyebab terjadinya banjir. Meski demikian, banjir di wilayannya sudah biasa terjadi ketika hujan deras mengguyur dan surutnya sudah cepat.

“Salurannya sudah dibenerin tapi masih banjir. Cuma surutnya sudah cepat gak kayu dulu berhari-hari bisa menggenang,” imbuhnya.

Dalam pantauan, pada pukul 15.30 WIB, banjir masih terjadi di Jalan Imam Bonjol atau di depan Pegadaian. Kemudian di Jalan Pattimura dari depan Bank BRI hingga depan SMP Negeri 6 Semarang.

Selanjutnya di depan Rumah Sakit Pantiwilasa yang terletak di jalan Dr.Cipto. Akibatnya pengguna jalan harus melambankan lajunya saat melintasi jalan tersebut.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar