URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada binatang ternak mulai masuk di Jawa Tengah. Setidaknya, hingga saat ini sudah ada tiga daerah yang binatang ternaknya, terutama sapi, terserang penyakit tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jika PMK Jadi Pandemi, Hewan Ternak Terjangkit Akan Dimusnahkan

Jika PMK Jadi Pandemi, Hewan Ternak Terjangkit Akan Dimusnahkan

Jika PMK Jadi Pandemi, Hewan Ternak Terjangkit Akan Dimusnahkan

Featured Image

Penegasan itu disampaikan Gubernur jateng Ganjar Pranowo, setelah melihat penyakit mulut dan kuku (PMK) pada binatang ternak mulai masuk di Jawa Tengah. Setidaknya, hingga saat ini sudah ada tiga daerah yang binatang ternaknya, terutama sapi, terserang penyakit tersebut.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan ketiga daerah tersebut adalah Rembang, Boyolali, dan Sragen.

“Hari ini Menteri Pertanian juga ke Boyolali untuk melakukan peninjauan PMK tersebut, kita lakukan pengawasan agar tidak meluas,” jelasnya usai meresmikan SMA Islam Al Azhar 30 Salatiga, Jumat (13/5/2022).

Ganjar menambahkan, jika dilakukan perawatan kepada hewan yang terkena PMK, maka bisa sembuh. “Kondisi hewan yang terkena jika dirawat, diobati, ini bisa sembuh. Jika diketahui sejak dini ini tidak bahaya,” paparnya

Untuk mencegah meluasnya PMK pada hewan ternak, telah dibentuk tim khusus yang melakukan monitoring. “Sebetulnya saya harap tim mulai bekerja hari ini, tapi mulai Selasa depan mulai intens,” kata Ganjar.

Ganjar Pranowo saat diwawancarai media seputar PMK

Jika memang PMK ini menjadi pandemi, lanjut Ganjar, maka hewannya harus dimusnahkan. “Jika masuk kategori pandemi, maka harus dimusnahkan. Tapi sampai saat ini masih terkendali, belum ada kasus kematian juga,” paparnya.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga Henni Mulyani mengungkapkan dari hasil pantauan, saat ini masih zero PMK. “Kita intens melakukan monitoring ke kandang-kandang, sampai saat ini tidak ditemukan kasus PMK,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sidorejo Polres Salatiga AKP Tri Widaryanto telah menerjunkan personel Bhabinkamtibmas untuk sosialisasi penyakit mulut dan kuku kepada warga yang memiliki ternak sapi maupun kambing.

“Sejak kemarin, anggota Bhabinkamtibmas sudah keliling menyambangi warga yang memiliki hewan ternak. Salah satunya di daerah Nglumpit, Modangan, Blotongan,” katanya.

BACA JUGA :

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Karangjati, Kabupaten Semarang, mengalami perlambatan akibat pekerjaan perbaikan saluran air di depan Pasar Karangjati, Kamis (5/6/2026). Pembongkaran gorong-gorong...
05 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
05 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026, pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter....
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 5 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tersebar di kawasan pegunungan tengah dan Pantura tengah hingga barat bagian selatan pada sore hingga awal malam.
05 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Lokal Berpotensi Sore Hari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 5 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Muat Lebih

POPULER

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved