KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gerindra Salatiga Soroti Kinerja Sekda Lambat Dalam Pelayanan Publik

Gerindra Salatiga Soroti Kinerja Sekda Lambat Dalam Pelayanan Publik

Gerindra Salatiga Soroti Kinerja Sekda Lambat Dalam Pelayanan Publik

Fraksi Gerindra Salatiga saat gelar jumpa pers kepada media

Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Salatiga menilai Sekretaris Daerah Kota Salatiga Wuri Pujiastuti diduga tidak profesional dan mengabaikan pelayanan publik yang akuntabel, transparan, dan responsif.

Menurut anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Salatiga Agus Pramono penilaian tersebut berdasar pada aduan masyarakat, dalam hal ini Yayasan Karantina Tahfizh Al Quran Nasional Salatiga.

“Jadi yayasan ini mengirim surat ke Pemkot Salatiga untuk pengajuan tukar guling tanah, namun surat yang diajukan tidak pernah direspon. Bahkan sudah ada beberapa surat yang dikirim,” jelasnya, Senin (18/7/2022).

Agus mengungkapkan yayasan tersebut mengajukan tukar guling tanah, karena berencana membangun masjid berkapasitas 1.000 jemaah. “Dari pihak yayasan sudah menyediakan lahan pengganti dan persyaratan yang dibutuhkan, namun sejak mengirim surat pada April 2022 tidak pernah ada kepastian,” terangnya.

Menurutnya, lambannya penanganan pelayanan publik bisa menjadi preseden buruk untuk Pemerintah Kota Salatiga.

“Sekda sebagai penanggung jawab kinerja pemerintah dalam pelayanan publik harus bekerja optimal. Kalau ini tidak dilaksanakan berarti melanggar UU RI Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” kata Agus.

Ditegaskan Agus, Fraksi Gerindra mengirim surat ke Kementerian Pendayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Kementerian Dalam Negeri, Gubernur Jawa Tengah, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Regional Jawa Tengah, Pj Wali Kota Salatiga, dan pimpinan DPRD Kota Salatiga.

“Harapannya tentu agar ini dievaluasi dan lebih diseriusi sehingga tidak ada diskriminasi dalam pelayanan publik,” paparnya.

Agus Pramono saat diwawancarai media

Sementara Ketua DPC Partai Gerindra Salatiga Yuliyanto menyampaikan pelayanan publik yang cepat dan transparan akan membawa dampak untuk kesejahteraan masyarakat.

“Karena ini juga akan berefek pada investasi di Salatiga, sehingga persoalan pelayanan publik ini jangan dikesampingkan,” ungkapnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]