URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) diklaim menjadi peranan penting dalam kebangkitan perekonomian nasional bahkan berperan pada penyerapan tenaga kerja untuk masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jadi Peranan Penting Kebangkitan Perekonomian, Pegadaian Fasilitasi Permodalan Berbasis Syariah Bagi UMKM

Jadi Peranan Penting Kebangkitan Perekonomian, Pegadaian Fasilitasi Permodalan Berbasis Syariah Bagi UMKM

Jadi Peranan Penting Kebangkitan Perekonomian, Pegadaian Fasilitasi Permodalan Berbasis Syariah Bagi UMKM

featured-img

SEMARANG – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) diklaim menjadi peranan penting dalam kebangkitan perekonomian nasional bahkan berperan pada penyerapan tenaga kerja untuk masyarakat.

Oleh karena itu, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi permodalan berbasis syariah bagi para pelaku UMKM.

“Kegiatan ini akan memberikan dampak yang luar biasa harapannya dalam perekonomian khususnya di Jawa Tengah dan literasi keuangan syariah untuk mendukung peningkatan ekonomi di UMKM Jawa Tengah,” ujar Elvi dalam Acara Sosialisasi Peningkatan Inklusi Keuangan Syariah bagi Segmen UMKM Jawa Tengah di Gedung Lab KWU Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Undip Semarang, Jumat (26/8/2022).

Menurutnya, kontribusi yang dicapai oleh para pelaku UMKM dalam membangkitkan perekonomian mencapai 61%. Tak hanya itu, pelaku UMKM juga dapat menyerap tenaga kerja secara nasional sebanyak 97%.

“UMKM menjadi penopang ekonomi Indonesia dan menjadi salah satu kekuatan pembangkit ekonomi karena tingkat penyerapan tenaga kerja yang tinggi dan memberikan dampak kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Elvi menjelaskan, Kredit Usaha Rakyat (KUR) syariah Pegadaian yang dapat disalurkan kepada para UMKM mencapai Rp. 5,9 trilirun. Dari nominal tersebut, melalui KUR Super Micro dengan plafon pembiayaan bisa mulai Rp. 1 juta sampi Rp. 10 juta.

“Ini adalah salah satu bukti bahwa Pegadaian sangat mendukung perkembangan dan kemajuan UMKM dan usaha berdasarkan jenis portofolio nasabah yang dimiliki. Dimana portofolio tersebut sebagian besar 60% itu adalah nasabah produktif dan paling banyak memang transaksi sampai saat ini adalah gadai,” paparnya.

“Dan mendukung UMKM adalah komitmen pemerintah sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat sekaligus sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di masyarakat paska pandemi. Dan dari alternatif yang ada, Pegadaian hadir dengan skema syariah,” tambahnya.

Disisi lain, Elvi juga meminta kepada masyarakat untuk mengembangkan wawasannya dalam berliterasi mengenai proses transaksi keuangan. Hal itu diharapkan agar masyarkat tidak terjebak dalam transaksi yang merugikan.

“Berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia literasinya 38,3% di tahun 2019. Inklusifnya adalah 76,19%. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi kita semua bagaimana kita mengajak masyarakat untuk mengetahui setiap transaksi keuangan yang dipilih agar tidak terjebak dari transaksi tidak menguntungkan seperti investasi bodong atau pembiayaan yang tidak wajar,” imbuhnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Dr. Iskandar Simorangkir mengakui bahwa pandemi Covid-19 membuat perekonomian masyarkat kesulitan. Mobilitas masyarakat pada saat pandemi terbatas lantaran adanya Perbelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bahkan lockdown.

“Yang terjadi ketika masyarkat diam di rumah adalah disisi produksi, pasti tidak menghasilkan apa-apa. Tidak mungkin kita menghasilkan barang lewat online kita harus bekerja secara fisik untuk menghasilkan barang,” paparnya.

Untuk itu, dirinya mengapresiasi dan akan mendukung apa yang dilakukan oleh Pegadaian. Dirinya juga mendorong instansi lainnya untuk melakukan upaya kebangkitan perekonomian masyarakat.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga