URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo yang terletak di Dusun Merakrejo, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang diketahui sudah melebihi kapasitas. Tidak kurang dari 130 ton sampah masuk ke TPA tersebut setiap harinya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

TPA Blondo Over Kapasitas, Bupati Semarang Minta Masyarakat Giatkan 3R

TPA Blondo Over Kapasitas, Bupati Semarang Minta Masyarakat Giatkan 3R

TPA Blondo Over Kapasitas, Bupati Semarang Minta Masyarakat Giatkan 3R

featured-img

UNGARAN – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo yang terletak di Dusun Merakrejo, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang diketahui sudah melebihi kapasitas. Tidak kurang dari 130 ton sampah masuk ke TPA tersebut setiap harinya.

Kondisi itu mengharuskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang untuk mencari solusi agar seluruh sampah yang dihasilkan di Kabupaten Semarang dapat dikelola dengan baik. Salah satunya dengan menggalakkan kembali Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Reduce Reuse Recycle (3R) di masing-masing kecamatan.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat hendaknya bisa dipilah terlebih dahulu di TPS 3R sebelum akhirnya didistribusikan ke TPA Blondo. Tujuannya untuk membatasi jumlah sampah agar tidak semakin over kapasitas.

“Melalui TPS 3R, sampah organik, non organik dan sampah tak terurai seperti besi, seng dan kaca bisa dipilah-pilah. Yang organik dan non organik bisa diolah, sementara yang tidak terurai baru masuk ke TPA Blondo,” ujarnya di Ungaran, Rabu (14/9/2022).

Dengan langkah itu, lanjut Ngesti, diharapkan jumlah sampah yang masuk ke TPA Blondo hanya 20 persen saja. Sedangkan sisanya telah tersaring di TPS 3R. Targetnya setiap kecamatan minimal ada 2 TPS 3R.

“Program ini sudah jalan, harapannya bisa dilakukan di 19 kecamatan yang ada,” katanya.

Kemudian upaya yang lain untuk mengurangi sampah di TPA Blondo, saat ini sudah mulai dilakukan uji coba budidaya maggot. Jumlah sampah organik di kawasan tersebut cukup banyak, sehingga bisa dimanfaatkan untuk sarana budidaya larva lalat tersebut.

“Kebutuhan pakan ayam, bebek dan ikan di Kabupaten Semarang cukup tinggi. Maggot itu yang akan dimanfaatkan sebagai bahan pakan tersebut,” bebernya.

Ngesti mengimbau kepada masyarakat untuk bisa mengelola sampah dengan baik, terutama sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga.

“Mari bersama-sama memilah sampah dari rumah. Jangan dibuang ke sungai dan selokan. Masukkan ke TPS 3R, sisanya baru didistribusikan ke TPA Blondo,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar