URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan HR oknum pengacara warga Kecamatan Argomulyo berbuntut panjang. Atas peristiwa itu, Jumadi mengalami luka memar pada bibir dan bagian mata.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Buntut Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Pengacara , Jamal Minta Polres Salatiga Adil dan Profesional Dalam Penegakan Hukum

Buntut Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Pengacara , Jamal Minta Polres Salatiga Adil dan Profesional Dalam Penegakan Hukum

Buntut Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Pengacara , Jamal Minta Polres Salatiga Adil dan Profesional Dalam Penegakan Hukum

featured-img

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan HR oknum pengacara warga Kecamatan Argomulyo berbuntut panjang.

Diberitakan sebelumnya HR menganiaya Yohanes Jumadi warga Jalan Arjuna 106 A RT 06 RW 05 Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, pada Senin (22/8/2022) malam di Perum Argotunggal Kelurahan Ledok Kecamatan Argomulyo.

Dalam jumpa persnya, Direktur Kantor Hukum Jallu dan Associetes Nurrun Jamaludin, SHI.,MHI.,CM.,SHEL., dan Rekan selaku kuasa hukum Yohanes Jumadi berharap kasus penganiayaan ini harus diselesaikan secara adil supaya kepercayaan dan kepatuhan masyarakat terhadap hukum dan penegak hukumnya semakin tinggi.

“Jangan sampai kepercayaan masyarakat menurun karena penangannya dianggap tidak adil,”katanya saat menggelar konferensi pers, sabtu (24/9/2022).

Jamal menekankan bahwa tindakan pelaku itu tidak mencerminkan sebagai warga negara indonesia yang taat dan patuh terhadap hukum.

“Dengan berdasar fakta yang ada serta adanya saksi-saksi yg mengetahui kejadian saat itu seharusnya dapat membantu proses penyidikan ini lebih cepat,”ungkap Jamal.

Jamal menegaskan, yang perlu menjadi catatan fakta kejadian itu dilakukan dua kali dalam waktu yang berbeda, pertama kurang lebih pukul 21.00 dan setelah itu pelaku meninggalkan tempat kejadian.

“Selang 30 menitan pelaku datang kembali dan melakukan pemukulan lagi dengan menyampaikan “wis sue aku goleki koe,”jelas Jamal.

Dan setelah kejadian itu, lanjut Jamal, pada saat korban hendak pulang, justru di cegat sama pelaku namun tidak berhasil dan di kejar sampai pintu tol Tingkir.

Atas peristiwa itu, Jamal juga mendorong pengenaan pasal yang tepat. Tidak menutup kemungkinan ada saksi lain.

“Kami ingin agar penyidik lebih jeli dan lengkap melihat unsur pidana dalam kasus ini,”tandas Jamal.

Bentuk dorongan yang dilakukan, Jamal terus mengawal kasus ini dan akan melayangkan surat kepada lembaga-lembaga yang berhubungan dengan proses dugaan tindak pidana ini.

“Itu kami lakukan supaya penangananya lebih terang dan harapannya segera di tetapkan statusnya kasus tersebut,”ungkap pria yang juga dosen FaSya UIN Salatiga ini.

Untuk itulah kami meminta kepolisian, khususnya kepada Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana agar dapat memproses penyidikan perkara klien kami secara profesional dan independen.

“Kami juga mengapresiasi keprofesionalan bapak AKBP Indra mardiana selaku Kapolres Salatiga, yang dengan cepat mengungkap kasus kasus di Salatiga,”terang Jamal.

Jamal (baju Putih) saat diwawancarai media

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara