URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Masyarakat Klaseman RW 09 Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga Melestarikan Budaya nyadran dengan Ziarah ke Makam Andhong. Pelaksanaan tahun ini berbeda dari sebelumnya karena terhenti oleh pandemi Covid-19. Masyarakat membersihkan makam dan berdoa untuk leluhur di area TPU setempat menjelang bulan Ramadan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Puasa, Ratusan Warga Klaseman Sidomukti Salatiga Gelar Nyadran di Makam Andhong

Jelang Puasa, Ratusan Warga Klaseman Sidomukti Salatiga Gelar Nyadran di Makam Andhong

Jelang Puasa, Ratusan Warga Klaseman Sidomukti Salatiga Gelar Nyadran di Makam Andhong

Masyarakat Klaseman RW 09 Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga Melestarikan Budaya nyadran dengan Ziarah ke Makam Andhong. Pelaksanaan tahun ini berbeda dari sebelumnya karena terhenti oleh pandemi Covid-19. Masyarakat membersihkan makam dan berdoa untuk leluhur di area TPU setempat menjelang bulan Ramadan.
Foto dok IST
Ratusan Warga Klaseman Sidomukti Salatiga berfoto bersama usai menggelar Nyadran di Makam Andhong.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Sebagian masyarakat di Jawa Tengah masih melestarikan budaya nyadran. Dalam tradisi ini, ratusan warga Klaseman RW 09 Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga melakukan ziarah ke makam ahli kubur di Makam Andhong.minggu 19.3.2023 pagi.

Melengkapi acara nyadran, tersaji ambeng, yang berisi nasi dan aneka lauk pauk ke makam tersebut. Makanan yang berupa ambeng itu mereka bawa dari rumah. Kemudian dinikmati bersama-sama di area makam tersebut.

Ketua panitia Anang Mustofa mengatakan, acara nyadran ini digelar setiap satu tahun sekali menjelang bulan Ramadhan.

“Pelaksanaanya tahun ini berbeda tahun sebelumnya. Mengingat tahun sebelumnya terbentur dengan adanya wabah pandemi Covid 19 dan kegiatan seperti ini sempat berhenti kurang lebih 2 tahun,”kata Anang.

Anang menuturkan tradisi nyadran dan bersih-bersih makam ini biasanya dilakukan berbarengan dengan tradisi ziarah kubur. Masyarakat biasanya akan berdatangan ke makam untuk berdoa dan membersihkan makam ahli kubur mereka.

”Tradisi sadranan di RW 09 digelar dalam banyak rangkaian. Mulai bersih-bersih makam yang dilakukan oleh masing-masing warga dan diakhiri dengan berdoa bersama di puncak ritual nyadran,”ucapnya.

Ditambahkan Anang dilaksanakannya tradisi ini juga sebagai wadah mendoakan para leluhur yang telah terlebih dahulu meninggal dunia dan dimakamkan di area TPU setempat.

“Inti tradisi ini kita mendoakan arwah para leluhur yang dimakamkan di tempat ini, sekaligus bersih-bersih makam sebelum datangnya bulan Ramadan. Termasuk para warga juga berdoa agar diberi kelancaran dan pahala melimpah saat menjalani ibadah di bulan suci,” tandasnya.

Direktur PT Kievit Indonesia, Aryono Bambang Ardhyo pada kesempatan tersebut memperkenalkan diri yang baru setengah bulan bekerja. Ia mengaku senang bisa mengikuti acara nyadran bersama warga.

“Saya berharap kepada warga agar menyapa saat saya jalan jalan dilingkungan sekitar dan mohon saya diterima warga Klaseman serta sangat senang hati ketika ada kegiatan seperti ini diundang,”ucapnya.

BACA JUGA :

Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga