KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sinoeng Terima Surat Perpanjangan Pj Wali Kota Salatiga, Gubernur Meminta Penjabat Jangan Bergaya Hidup Mewah

Sinoeng Terima Surat Perpanjangan Pj Wali Kota Salatiga, Gubernur Meminta Penjabat Jangan Bergaya Hidup Mewah

Sinoeng Terima Surat Perpanjangan Pj Wali Kota Salatiga, Gubernur Meminta Penjabat Jangan Bergaya Hidup Mewah

Sinoeng saat Terima Surat Perpanjangan Pj Wali Kota Salatiga dari Gubernur ganjar

[@]Drs. Sinoeng N Rachmadi, MM., menerima Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Tentang Perpanjangan Penjabat Kepala Daerah oleh Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo. Penyampaian Keputusan Menteri Dalam Negeri Tentang Perpanjangan Penjabat Kepala Daerah dilaksanakan di Provinsi Jawa Tengah di Ruang rapat gedung A.2 Kantor Gubernur Jawa Tengah Jl. pahlawan No. 9 Semarang.

Acara diawali dengan pembacaan SK Menteri Dalam Negeri perihal perpanjangan empat Penjabat Kepala Daerah yaitu: Wali Kota Salatiga, Bupati Jepara, Bupati Banjarnegara, dan Bupati Batang.

Penjabat Wali Kota Salatiga hadir didampingi Sekretaris Daerah Ir. Wuri Pujiastuti, MM., Asisten I Joko Wahono, Asisten III Sidqon Efendi, Kepala Dinas Kominfo Budi Prasetyono, Kabag Pemerintahan Agus Dwi Budiono, Kabag Prokompim Arif Suryadi, dan Kabag Umum Yunus.

Surat Keputusan untuk Penjabat Wali Kota Salatiga dengan Nomor 100.2.1.3-1188 Tahun 2023 tentang Sinoeng N Rachmadi, sebagai penjabat Wali kota Salatiga terhitung satu tahun mulai dari surat keputusan ditetapkan.

Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo meminta para penjabat menyelesaikan Pekerjaan Rumah yaitu penurunan kemiskinan ekstrim, dan penurunan stunting. “Komplain kanal segera dibuka, kalau berat silahkan naikkan ke provinsi. Jabatan bapak ibu lama maka jangan takut melakukan tindakan ekstra. Tradisi pungli dan korupsi sikat habis, saya titip ini. Selanjutnya tugas pemilu dan pilkada, termasuk kondusifitas daerah. Penugasan di tempat sebelumnya pasrahkan sepenuhnya kepada Plt. Bapak-ibu juga dalam pantauan pemerintah pusat maka lakukan hal yang baik, dan jangan gaya hidup mewah,” pesan gubernur.

Kepada para penjabat yang menerima surat keputusan, gubernur meminta agar terus menjaga sikap sebagai pejabat negara. “Ojo Dumeh, Ojo Kagetan, dan Ojo Gumunan. Tingkatkan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat dalam menjalankan tugas,” pesannya.

“Salatiga dukungan masyarakat baik, kota relatif kecil maka improve juga harus lebih baik,” pesan khusus Ganjar untuk Sinoeng.

“Biasakan digitalisasi dan terbiasa merespon dengan cepat. Ini catatan , saya titip betul untuk menjaga integritas mboten ngapusi mboten korupsi hari sampai bawah. Maka untuk dijaga betul dan masyarakat akan sayang. Relasi dengan ASN setempat untuk dijaga betul. Laporan 3 bulanan saya tunggu. Yang baik biar dicatat masyarakat yang jelek kita koreksi di sini.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]