URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ada pemandangan beda saat melintas didepan pasar Tengaran, Senin 2 Oktober 2023 pagi. Dimana puluhan anggota Koramil 06 Tengaran nampak cancut tali wondo, membersihkan pasar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang HUT TNI ke 78, Koramil Tengaran Lakukan Kegiatan Resik Resik Pasar

Jelang HUT TNI ke 78, Koramil Tengaran Lakukan Kegiatan Resik Resik Pasar

Jelang HUT TNI ke 78, Koramil Tengaran Lakukan Kegiatan Resik Resik Pasar

Sejumlah anggota TNI nampak melakukan apel sesaat sebelum membersihkan pasar Tengaran.
featured-img

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Ada pemandangan beda saat melintas didepan pasar Tengaran, Senin 2 Oktober 2023 pagi. Dimana puluhan anggota Koramil 06 Tengaran nampak cancut tali wondo, membersihkan pasar.

Bersama instansi terkait, Diskumperindag Kabupaten Semarang beserta Staf, Anggota Dprd komisi B, Pasikomsos Korem 073/Mkt, Pasiter Kodim 0714/Salatiga, Camat Tengaran dan staf, Anggota Korem 073/Mkt dan Kodim 0714 Salatiga, Kades Tengaran dan Tegalrejo serta para Pedagang Pasar Tengaran nampak bahu membahu membersihkan pasar.

Ya……………………
Ternyata kegiatan itu dalam rangka giat karya Bhakti TNI dalam memperingati HUT TNI ke 78 dan HUT Kodam IV Diponegoro ke 73.

Dengan menggunakan berbagai peralatan kebersihan, sapu lidi, engkrak dan songkro, tanpa ada rasa canggung dan sungkan serta malu, para anggota TNI itu blusukan hingga ke dalam, los-los pasar untuk mencari sampah yang ada di pasar tersebut. Tak sedikit dari berbagai jenis macam sampah yang mereka dapatkan dalam kegiatan bersih-bersih karya bhakti di pasar tradisional itu. Dari sampah yang didapat, kemudian, mereka masukkan ke dalam songkro yang selanjutnya dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada di desa tersebut.

Kepada rasikafm.com, Danramil 06/Tengaran, Kapten Inf. Rahmat Sugiarto menjelaskan karya bakti ini bertujuan sebagai upaya pembinaan teritorial guna meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang manfaatnya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat. “Sehingga karya bakti ini dapat dipahami oleh masyarakat luas dan diharapkan dapat membangkitkan serta menumbuhkan kembali kecintaan rakyat terhadap TNI,” kata dia.

SejumlahTNI nampak apel sebelum Kegiatan

Rahmad menambahkan jika kegiatan karya bhakti bersihkan sampah pasar ini juga dapat melestarikan budaya gotong royong sekaligus membangkitkan kepedulian masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan. Sebab, selama ini pasar identik dengan kesemrawutan. “kami berharap dengan Pasare Resik Rejekine Apik akan Menciptakan minat masyarakat untuk berbelanja dipasar Tradisional yang selam ini mulai ditinggalkan” tambah Rahmad.

Selain itu aksi sosial ini juga dalam rangka memperinggati HUT TNI yang jatuh tanggal 5 Oktober.

Lurah pasar Tengaran Moh Sirod mengatakan jika saat ini dipasar Tengaran ada 22 pedagang, yang menempati 11 los, namun yang tercatat aktif ada 7 orang.

Pihaknya juga memgucapkan terima kasih kepada Koramil Tengaran karena sudah berkenan ikut membersihkan pasar.

Aksi kebersihan dipasar Tengaran oleh Koramil Tengaran

 

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved