KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Meriahkan HUT ke-78, Festival Indonesia Raya Akan Digelar di Salatiga

Meriahkan HUT ke-78, Festival Indonesia Raya Akan Digelar di Salatiga

Meriahkan HUT ke-78, Festival Indonesia Raya Akan Digelar di Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga akan menggelar Festival Indonesia Raya untuk memeriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI.

Hal ini ditegaskan oleh Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, saat konferensi pers Festival Indonesia Raya di Pendapa Papak Balai Kota Salatiga Senin (14/8/2023).
Beragam kegiatan telah dipersiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga untuk menghibur warga Salatiga maupun luar Kota Salatiga dalam memeriahkan peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia (RI). Salah satu yang menarik adalah acara Festival Indonesia Raya, yang akan berlangsung pada Jumat-Minggu (25-27/8/2023).

Festival Indonesia Raya merupakan kerja sama Pemkot Salatiga dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Nantinya dalam kegiatan ini akan ada penampilan dan expo mulai dari ciri khas budaya dan gastronomi, atau kuliner dari berbagai kota di Indonesia. Kegiatan tersebut difokuskan di Auditorium UIN Salatiga untuk expo budaya dan Kampus Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW Salatiga untuk seminar wawasan kebangsaan.
Menurut Sinoeng Festival Indonesia Raya merupakaan bentuk kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan Republik Indonesia dalam atmosfer merah putih dengan tema keanekaragaman budaya Indonesia.

“Pada saat pembukaan, akan menghadirkan artis ibukota. Saya rahasiakan [artinya] biar kepo,” terang Sinoeng.

Selain pembukaan dengan hiburan dari artis ibu kota, kata Sinoeng, juga akan ada parade karnaval budaya dari beragam etnis yang digelar pada Minggu (27/8/2023) siang. Karnaval itu sedianya akan diikuti oleh 50 peserta karnaval. Pihaknya membatasi peserta untuk manajemen waktu agar tidak terlalu menyita waktu.

“Namun 50 peserta itu akan memberikan penampilan yang fokus dan optimal. Justru akan memberikan sajian dan tontonan kepada masyarakat,” beber Sinoeng.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Salatiga, Yayat Nurhayat, menambahkan rangkaian Festival Indonesia Raya bertujuan untuk menumbuhkan ekonomi kreatif di Kota Salatiga. Oleh karenanya dalam event ini juga digelar sejumlah acara seperti expo kuliner.

“Masih ada juga seminar wawasan kebangsaan pada tanggal 26 Agustus 2023 di FTI UKSW. Jadi kita dua tempat bazar di UIN dan seminar ada di UKSW. Seminar itu kita undang lembaga dari pusat untuk menjadi narasumber yaitu MPR, DPR, DPD, Lemhanas dan satu kita rencanakan Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogja,” terang Yayat.

Persiapan acara Festival Indonesia Raya diklaim saat ini sudah mencapai 85 persen. Sedangkan untuk karnaval akan dimulai dari Rumah Dinas Wali Kota Salatiga menuju Balai Kota Salatiga pada Minggu (27/8/2023).

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang