URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kegiatan implementasi program P5 dalam kurikulum merdeka berkolaborasi antara SMP RUQ Al Falah, Bank Sampah Waras Resik (Wares) Tegalrejo, dan pengurus Bank Sampah Induk (BSI) Salatiga. Siswa-siswi belajar membuat karya daur ulang dari bahan sampah plastik, mengikuti prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk menjaga lingkungan. Acara ini mencerminkan pentingnya kerja sama dalam pengelolaan sampah dan kesadaran menjaga lingkungan di kalangan siswa.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Implementasikan Program P5, SMP RUQ Al Falah Salatiga, Praktek Pengelolaan Sampah Plastik.

Implementasikan Program P5, SMP RUQ Al Falah Salatiga, Praktek Pengelolaan Sampah Plastik.

Implementasikan Program P5, SMP RUQ Al Falah Salatiga, Praktek Pengelolaan Sampah Plastik.

Kegiatan implementasi program P5 dalam kurikulum merdeka berkolaborasi antara SMP RUQ Al Falah, Bank Sampah Waras Resik (Wares) Tegalrejo, dan pengurus Bank Sampah Induk (BSI) Salatiga. Siswa-siswi belajar membuat karya daur ulang dari bahan sampah plastik, mengikuti prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk menjaga lingkungan. Acara ini mencerminkan pentingnya kerja sama dalam pengelolaan sampah dan kesadaran menjaga lingkungan di kalangan siswa.
Foto dok IST
Siswa SMP Ruq Al Falah Salatiga saat memperhatikan pembuatan hiasan dari botol bekas, oleh Perwakilan Waris 7.11.2023
featured-img

RASIKAFM. COM  | SALATIGA – Kegiatan tersebut bertujuan mengimplementasikan program P5 dalam program kurikulum merdeka. Sekolah bekerja sama dengan Bank Sampah Waras Resik (Wares) Tegalrejo dan pengurus Bank Sampah Induk (BSI) Salatiga.

Bank Sampah Wares menerjunkan 2 pemateri kreatif untuk membimbing siswa siswi SMP RUQ Al Falah. Hasilnya para Siswa praktek membuat miniatur ikan dari botol plastik bekas, bunga dari botol plastik bekas Piring dari mulut cup botol minum Bunga dari kresek plastik bekas Sebagai pembuka acara.

Halimah perwakikan Bank Sampah Wares menyatakan sosialisasi workshop pengelolaan sampah ini penting bagi siswa. Ia berharap Setelah sosialisasi siswa langsung mempraktekanya disekolah. Termasuk Siswa mampu membuat karya dengan bimbingan Bank Sampah Wares, seperti membuat aneka bunga dari sampah plastik, aneka hiasan berbahan sampah daur ulang, dan aneka kerajinan lain.

Selain mengurangi sampah plastik dengan cara mendaur ulang, juga bisa menunjang perekonomian” ujarnya.

Pantauan media, Pengelolaan sampah ini menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi jumlah sampah barang yang terpakai dan menjaga lingkungan. Dengan menerapkan prinsip 3R ini, sekolah dapat membantu mengurangi jumlah sampah. Sampah-sampah tersebut akan masuk ke tempat pembuangan akhir. Pengelolaan memberikan contoh yang baik tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Siswa siswi SMP RUQ sangat antusias dalam mengikuti workshop tersebut, bahkan ada yang membuat lebih dari satu karya. Kesadaran menjaga lingkungan juga perlahan tumbuh, seperti memilah-milah sampah, mengklasifikasi sampah, dan tidak membuang sampah sembarangan.

Suasana workshop pengelolaan sampah yang digelar di SMP

Waka kurikulum unggulan,M. Yasin Al Amin mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini, dengan bekerja sama pihak luar sekolah dalam membimbing siswa dalam hal penggelolaan sampah

“Harapan kami sebagai lembaga pendidikan Al Falah dapat menjalin kerja sama yang baik dengan Wares, kegiatan positif ini anak bisa terlihat dan bertumbuh kembang dengan baik seperti kerja keras, keuletan, kerja sama tim, dan lain sebagainya” ujar Yasin.

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan