URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Operasi pasar murah di Kantor Kelurahan Noborejo, Kota Salatiga, diserbu ratusan warga akibat mahalnya harga beras. Pada Selasa (5/12/2023), ibu-ibu mayoritas rela mengantre sejak pagi untuk mendapatkan beras dengan harga terjangkau, mengingat harga di pasaran mencapai Rp14.000.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasar Murah Salatiga Diserbu Pembeli, Stok Beras hingga Telur Ludes Hanya Dalam 2 Jam

Pasar Murah Salatiga Diserbu Pembeli, Stok Beras hingga Telur Ludes Hanya Dalam 2 Jam

Pasar Murah Salatiga Diserbu Pembeli, Stok Beras hingga Telur Ludes Hanya Dalam 2 Jam

Operasi pasar murah di Kantor Kelurahan Noborejo, Kota Salatiga, diserbu ratusan warga akibat mahalnya harga beras. Pada Selasa (5/12/2023), ibu-ibu mayoritas rela mengantre sejak pagi untuk mendapatkan beras dengan harga terjangkau, mengingat harga di pasaran mencapai Rp14.000.
Foto Arief Rasika
Suasana warga antre membeli beras murah di Balai Kelurahan Noborejo Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga Jawa Tengah Selasa (5/12/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Mahalnya harga beras beberapa waktu terakhir membuat operasi pasar murah yang digelar di Kantor Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), langsung diserbu ratusan warga, Selasa (5/12/2023).

Pantauan Rasika FM, Warga yang mayoritas ibu-ibu itu rela mengantre sejak pagi untuk mendapatkan beras murah

Salah seorang warga Siti Samsiah, 38, mengaku rela mengantre sejak pukul 07.00 WIB untuk mendapatkan beras dengan harga murah. Dikatakan saat ini di pasaran harga sekitar Rp14.000.

“Kalau ini harganya cuma Rp10.000. Jadi lebih murah dan cukup membantu masyarakat,” kata Samsiah.
Senada, Sutini warga Noborejo juga mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar murah yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Namun dia mengeluhkan lambatnya para petugas yang melayani. “Saya nunggu dari tadi jam 07.30 WIB tapi ini sudah nunggu satu jam lebih belum dimulai,” ungkapnya.

Dirinya juga sempat khawatir jika tidak mendapatkan beras murah tersebut. Sebab yang antre sangat banyak. Terlebih pembelian diharuskan mengambil kupon antrean dahulu.

“Saya kehabisan kupon antrean. Semuanya harus dapat karena sudah sampai sini. Kan ya harus dibagi rata gitu aja,” kata Sutini.

Sementara itu koordinator pasar murah Edi Susanto mengaku animo masyarakat sangat tinggi untuk membeli beras di pasar murah. Namun untuk mengantisipasi adanya warga yang memborong beras, pihaknya membatasi pembelian maksimal 10 kilogram per orang dengan menunjukkan KTP asli.

“Kami jual harga beras Rp50.000 per lima kilogram. Kalau minyak harganya Rp14.000 per liter,” jelas Edi.

Pihaknya menyediakan 5 ton beras Kelurahan Noborejo dengan kemasan per lima kilogram. Sementara untuk minyak goreng disediakan 10 karton. Diharapkan pasar murah bisa membantu masyarakat di tengah kenaikan harga bahan pokok.

Koordinator pasar murah Edi Susanto saat diwawancarai Media

BACA JUGA :

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
Semarang Business Matching 2026 yang digelar di Hotel MG Setos Semarang pada Rabu (24/6/2026) mempertemukan pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah untuk membangun kerja sama bisnis. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung kegiatan ini karena dinilai mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat jaringan usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Pertemukan Seller dan Buyer, Business Matching Dorong Wisata Jateng Melesat
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan