URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sejumlah Pedagang cabai di Pasar Blauran Salatiga mengeluhkan meroketnya harga cabai. Kepada media, Kusnanti Pedagang cabai mengatakan naiknya harga cabai sudah sejak seminggu lalu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Akibat Cuaca Buruk, Harga Cabai di Salatiga Mahal

Akibat Cuaca Buruk, Harga Cabai di Salatiga Mahal

Akibat Cuaca Buruk, Harga Cabai di Salatiga Mahal

featured-img

Sejumlah Pedagang cabai di Pasar Blauran Salatiga mengeluhkan meroketnya harga cabai. Kepada media, Kusnanti Pedagang cabai mengatakan naiknya harga cabai sudah sejak seminggu lalu.

“Harga cabai rawit sekarang Rp. 50.000 per kilogram, padahal sebelumnya itu Rp. 20.000 per kilogram,” kata Kusnanti.
Tidak hanya harga cabai rawit yang naik, cabai keriting juga menyusul.

“Cabai keriting sekarang harganya Rp. 50.000 per kilogram, sebelumnya Cuma Rp. 30.000 per kilogram,” paparnya.

Selain itu Cabai rawit putih juga naik, Rp. 30.000 per kilogram, hal ini akibat cuaca yang buruk.

“Cuaca buruk dan banyaknya lalat buah, cabainya jadi banyak yang rusak,” ungkapnya.

Sementara itu akibat, harga cabai yang mahal, banyak cabai yang membusuk. Selain itu, harga kol dan tomat mulai naik.

“Sekarang harga kol Rp. 10.000 sebelumnya hanya Rp. 5.000 per kilogram, untuk harga tomat sekarang Rp. 12.000 sebelumnya Rp. 5.000 per kilogram,” ungkapnya.

Akibat harga naik, Kusnanti mengeluh penjualannya menurun hingga 50 persen.

“Biasanya setiap hari saya habis 10 kilogram, sekarang hanya 5 kilogram saja. Harganya mahal jadi pembeli itu belinya sedikit-sedikit,” kata Kusnanti.

Sementara itu, pedagang kuliner, Suwatik mengaku jika harga mahal pendapatan menjadi menurun.

“Pendapatan menurun karena bahan makanan tetap saya pertahankan seperti biasa,” kata Suwatik

“Tapi kalau bahannya dikurangi malah pembelinya banyak yang mengeluh nantinya tidak jadi beli,” tambahnya.

BACA JUGA :

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga