URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Aksi humanis anggota Polres Salatiga yang menyedot BBM dari motor dinas untuk membantu pengendara kehabisan bensin viral di media sosial. Tindakan Aiptu Hery ini terjadi di Jalan Kartini Salatiga, Selasa pagi (2/12/2025), sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan agar warga dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Aksi Polisi asal Kebowan Viral, Videonya Banyak dijadikan Story WA Warga Salatiga

Aksi Polisi asal Kebowan Viral, Videonya Banyak dijadikan Story WA Warga Salatiga

Aksi Polisi asal Kebowan Viral, Videonya Banyak dijadikan Story WA Warga Salatiga

Aiptu Herry saat mengambil bensin dari motor dinasnya
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebuah unggahan video yang memperlihatkan seorang anggota Polres Salatiga “menyedot BBM” dari tangki motor dinasnya untuk diberikan kepada pengendara yang tengah kehabisan bahan bakar kini viral di jagad maya.

Sejak video tersebut diunggah di medsos ratusan ribu mata melihatnya, lalu dijadikan story WA anggota polres Salatiga dan keluarga besarnya serta Masyarakat.

Humas Polres Salatiga menyebut moment terjadi saat personel sedang melaksanakan tugas rutin patroli dan pelayanan masyarakat, di jalan Kartini depan Indomart Salatiga, Selasa pagi, 02/12/2025.

Saat melihat seorang pengendara sepeda motor yang memboncengkan anaknya berseragam sekolah berhenti di tepi jalan, Aiptu Hery Anggota Satlantas Polres Salatiga, segera mengampiri dan menanyakan kenapa berhenti, dan diketahui bahwa kendaraan tersebut kehabisan bahan bakar, selanjutnya tanpa ragu mencari plastik dan mengambil sedikit bensin dari motor dinasnya untuk selanjutnya diisikan di sepeda motor agar bisa melanjutkan perjalanan dan tidak terlambat masuk sekolah.

“Kami ingin memastikan masyarakat selalu merasa aman, nyaman, dan terbantu dalam kondisi apa pun. Meskipun kecil, tindakan seperti ini adalah bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat,” ujar Aiptu Herry.

Herry mengatakan ide pengambilan bensin dari motor dinasnya ini karena ingin pengendara segera jalan dan sampai ketempat tujuan. “Kalau orangnya kurang tahu dia dari mana, Sewaktu saya PH pagi ada seorang laki-laki sama anak kecil mendorong motor Vario terus saya tanya katanya kehabisan bensin. Tak suruh menepi, saya minta plastik kepejual kopi Sokolatok yang pakai grobak”. Ujar Herry Prasetyo, polisi ramah yang tinggal di Kebowan Suruh, kepada rasikafm.com, Rabu (3.12.2025).

Kapolres Salatiga AKBP Veronica, memberikan apresiasi atas inisiatif anggota di lapangan. Menurutnya, tindakan tersebut mencerminkan nilai-nilai Polri yang hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Hal-hal kecil seperti ini justru menjadi cermin nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. Kami mendorong seluruh personel untuk terus menunjukkan empati dan kepedulian dalam setiap tugas,” tegasnya.

Story WA perlihatkan aksi Herry

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga