URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Angkat beragam potensi dan kekayaan yang dimiliki Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang akan melaunching Festival Semarang Rumah (k)Ita (SRK)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Angkat Potensi Seni dan Kreatifitas, Pemkot Semarang Launching Festival Semarang Rumah K(Ita)

Angkat Potensi Seni dan Kreatifitas, Pemkot Semarang Launching Festival Semarang Rumah K(Ita)

Angkat Potensi Seni dan Kreatifitas, Pemkot Semarang Launching Festival Semarang Rumah K(Ita)

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Demi mengangkat beragam potensi dan kekayaan yang dimiliki Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang akan melaunching Festival Semarang Rumah (k)Ita (SRK) pada Sabtu (21/1/2023) mendatang.

Kegiatan ini akan menjadi wadah sekaligus ruang pamer bagi berbagai seni budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM lokal Kota Semarang. Bertempat di mBulu Creative Hub (Pasar Bulu), festival SRK akan dilaksanakan selama dua hari hingga 22 Januari 2023. Acara ini grátis dan terbuka bagi masyarakat umum.

“Saat ini sudah terdapat 20 tenant yang akan menyemarakkan Launching Semarang Rumah (k)Ita mulai dari produk lokal kriya, kuliner, fashion, lukisan hingga seni pertunjukan,” ungkap Wing Wiyarso, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

Tak hanya seni pertunjukan, ada juga Wayang on the Street, pemutaran film sineas lokal, fashion show, musik keroncong hingga live musik selama 2 hari berturut-turut. Musik ambyaran bersama Hendra Kumbara digelar Sabtu (21/1) dan performa Roy Jeconiah (mantan vokalis grup band Boomerang) pada Minggu (22/1).

Tak hanya launching SRK, di saat yang bersamaan juga akan dilaunching kalender event Kota Semarang tahun 2023, logo HUT ke-476 Kota Semarang, serta launching dan pertunjukan para musisi lokal yang tergabung dalam Komunitas Suara Ratan. Komunitas ini menjadi wadah bagi musisi, seniman dan band indi, lokal dan jalanan untuk berekspresi.

“Dengan adanya berbagai capaian serta keberhasilan yang diraih Kota Semarang diakui Kota Semarang sebagai rumah yang aman, nyaman, kondusif sehingga mendongkrak potensi yang ada termasuk dari sisi pariwisata,” terang Wing Wiyarso.

Lebih lanjut, Wing sapaan akrab Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini mengungkap Kota Semarang dengan segala potensinya menjadi jujugan yang membuat orang kangen untuk berkunjung kembali ke Kota Semarang. Ke depan, lanjut Wing rencananya event menarik ini akan digelar secara rutin dengan terus melakukan evaluasi serta penyempurnaan acara dan sarana prasarana. Secara rutin, SRK ini diharapkan mampu membuka jalan berkembangnya budaya lokal dan potensi kreatif Kota Semarang yang patut dibanggakan.

BACA JUGA :

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved